SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya menggelar praktik manasik haji di Smamda Tower pada Senin (9/2). Kegiatan yang diikuti oleh ratusan siswa kelas 12 ini menjadi puncak dari rangkaian ujian praktik ibadah di sekolah tersebut.
Ada pemandangan menarik dalam kegiatan kali ini. Engie En Nana, siswi pertukaran pelajar asal Prancis, tampak sangat antusias mengikuti setiap tahapan ibadah, mulai dari tawaf mengelilingi Kakbah hingga prosesi lempar jumrah.
Kepala Smamda Surabaya, Mukhlasin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari standar penilaian mata pelajaran agama.
“Hari ini adalah hari terakhir rangkaian ujian praktik. Kebetulan kami ada siswa asing yang juga seorang muslimah, jadi dia mengikuti standar yang kami terapkan secara penuh,” ujarnya.
Mukhlasin berharap melalui praktik ini, pemahaman keislaman siswa sudah tuntas secara teori maupun teknis. “Harapan kami, mereka nantinya benar-benar bisa melaksanakan ibadah haji atau umrah di kemudian hari,” tambahnya.

Program Studi Banding ke Turki dan Umrah
Selain membekali siswa dengan manasik, Smamda Surabaya juga tengah mematangkan program internasional yang menggabungkan pendidikan dan ibadah. Rencananya, pada Oktober mendatang, sebanyak 9 siswa akan diberangkatkan untuk studi banding ke Turki sekaligus melaksanakan ibadah Umrah.
Bagi Engie En Nana (16), siswi program Inbound Student of Rotary Youth Exchange 2025, momen manasik ini adalah pengalaman yang sangat menyentuh. Meski statusnya sebagai siswa pertukaran pelajar, ia merasa terfasilitasi untuk mendalami agamanya lebih jauh di Indonesia.
“Ini pengalaman yang sangat berharga. Dari sini saya belajar detail proses haji. Saya berdoa semoga suatu hari nanti bisa melaksanakan ibadah haji yang sesungguhnya,” ungkap Engie dengan penuh kegembiraaan.
Editor: William


