BI Jatim dan Pemprov Luncurkan Warung Berjalan Epik Mobile Jelang Idul Fitri 2026

SURABAYA – Menjelang momentum Idul Fitri 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) bersama Bank Indonesia (BI) memperkuat sinergi melalui High Level Meeting (HLM) TPID–TP2DD. Pertemuan strategis ini dibarengi dengan peluncuran program Epik Mobile (Etalase Pengendalian Inflasi Kabupaten/Kota) di Gedung Negara Grahadi, Kamis (26/02).

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa kolaborasi antara Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) sangat krusial dalam menjaga stabilitas harga. Salah satu langkah konkretnya adalah pengoperasian Epik Mobile.

Baca Juga:  Pasar Murah Ramadan Surabaya, Khofifah: Stabilkan Harga Bahan Pokok

“Epik Mobile merupakan inovasi warung berjalan menggunakan armada truk untuk melakukan penetrasi harga bahan pokok. Tujuannya jelas, menyediakan pangan murah di daerah yang mengalami lonjakan harga,” ujar Gubernur Khofifah.

Program hasil kolaborasi Pemprov Jatim, BI Jatim, dan BUMD PT Jatim Graha Utama (JGU) ini akan menyasar 15 titik di Jawa Timur. Sebelum HLM dimulai, Gubernur bersama Kepala Perwakilan BI Jatim melepas keberangkatan armada tersebut sebagai bentuk langkah antisipatif dini.

Baca Juga:  Pelindo 3 Raih Zero Accident Gubernur Jatim

Pastikan Stok Pangan dan Energi Aman
Senada dengan Gubernur, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Ibrahim, menyampaikan bahwa HLM kali ini fokus pada kesiapan menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2026. Ia memastikan bahwa seluruh instansi terkait, mulai dari Bulog hingga dinas-dinas teknis, telah menyatakan kesiapannya.

“Stok bahan baku logistik hingga energi sudah dipastikan aman oleh Bulog, Dinas Pertanian, hingga Pertamina. Kita ingin masyarakat bisa beribadah puasa dan merayakan Lebaran dengan tenang,” terang Ibrahim.

Baca Juga:  Jelang Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya Ramp Check Sarana Kereta Api

Selain stabilitas harga, Ibrahim juga mengapresiasi inisiatif Pemprov Jatim terkait program Mudik Gratis. Menurutnya, langkah ini tidak hanya membantu ekonomi masyarakat, tetapi juga efektif mengurangi kepadatan lalu lintas dan menekan risiko kecelakaan di jalan raya.

“Dengan berbagai langkah strategis ini, Pemprov Jatim dan Bank Indonesia optimistis inflasi di Jawa Timur akan tetap terkendali, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan tradisi mudik dengan nyaman,” tegasnya.

Editor: William