Menuju 15 Tahun Kebangkitan Pasar Modal Syariah Indonesia, Investor Tumbuh Pesat

JAKARTA – Pasar modal syariah Indonesia menunjukkan performa yang solid menjelang peringatan 15 tahun kebangkitannya. Dalam acara bertajuk “Edukasi Wartawan Pasar Modal” yang digelar pada 26 Februari 2026, Kepala Divisi Pasar Modal Syariah BEI, Irwan Abdalloh, memaparkan perkembangan signifikan jumlah investor dan transaksi saham syariah periode 2021 hingga Juni 2025.

Pertumbuhan Investor yang Eksponensial

Berdasarkan data yang dipaparkan, jumlah investor saham syariah mencatatkan pertumbuhan tahunan (YoY) sebesar 28,2% [Gambar]. Per Juni 2025, total investor syariah telah mencapai angka yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga:  BKKBN Dorong UPPKA Mandiri dan Berdaya Saing

• 2021: 102.243 investor

• 2022: 117.942 investor

• 2023: 136.418 investor

• 2024: 156.097 investor

• Juni 2025: Berhasil menembus 207.834 investor, atau meningkat lebih dari 142% sejak tahun 2020.

“Dari total tersebut, tingkat keaktifan investor juga menunjukkan tren positif sebesar 19,9%, dengan jumlah investor aktif mencapai 45.132 per Juni 2025,” ujarnya.

Indikator Transaksi Tetap Kuat

Selain pertumbuhan jumlah investor, nilai transaksi saham syariah juga menunjukkan angka yang menggembirakan. Nilai transaksi per Juni 2025 tercatat sebesar Rp11,2 Triliun dengan volume transaksi mencapai 30,6 Miliar lembar saham. Frekuensi transaksi investor syariah juga berada di angka 2,7 juta kali, mencerminkan kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap instrumen investasi berbasis syariah.

Baca Juga:  IHSG Anjlok 8 Persen, BEI Setop Perdagangan Saham

Dominasi Pasar Modal Syariah

Hingga Agustus 2025, kapitalisasi pasar efek syariah di Indonesia telah mencapai Rp8.851 Triliun, menyumbang sekitar 78,7% dari total perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal ini mempertegas posisi pasar modal syariah sebagai pilar penting dalam stabilitas ekonomi nasional.

Irwan Abdalloh menekankan bahwa edukasi yang berkelanjutan menjadi kunci utama dalam menarik minat generasi muda, yang kini mendominasi komposisi investor di pasar modal.

Baca Juga:  BEI Sebut Free Float Minimum Naik 15 Persen, Berlaku Maret

“BEI menargetkan pertumbuhan yang lebih agresif pada tahun 2026 sebagai momentum kebangkitan pasar modal syariah yang lebih inklusif dan modern,” tegasnya.

Editor: Lilicya