LPTNU Award 2026 di Unusa, Beri Penghargaan Ilmuwan

SURABAYA – Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) menggelar Malam Penganugerahan LPTNU Award 2026 di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Selasa (10/3) malam. Ajang perdana ini menjadi bentuk apresiasi bagi individu dan lembaga yang berkontribusi besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, serta pengabdian masyarakat di lingkungan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU).

Ketua LPTNU, Prof. Dr. H. Ainun Na’im, Ph.D., menyatakan bahwa penghargaan ini bertujuan memicu semangat civitas akademika PTNU untuk meningkatkan kualitas akademik dan daya saing global.

Baca Juga:  Pendaftar SNBP 2026 di Unesa Tembus 53.237 Pelajar

“Anugerah LPTNU 2026 ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi kepada PTNU di seluruh Indonesia, khususnya bagi mereka yang telah berdedikasi melalui riset maupun pengabdian,” ujar Ainun Na’im dalam sambutannya.

Beberapa tokoh nasional meraih penghargaan pada kategori Ilmuwan Muslim Indonesia dengan Penemuan Berpengaruh. Di antaranya adalah Prof. dr. Adi Utarini (UGM) atas riset teknologi nyamuk Wolbachia untuk pengendalian DBD, Prof. Irwandi Jaswir (IIUM) di bidang sains pangan halal, serta Ir. Tri Mumpuni Wiyatno atas inovasi pembangkit listrik mikrohidro berbasis masyarakat.

Baca Juga:  Gema Simfoni Al-Qur’an di Sekolah Kreatif, Saat Lantunan Ayat Suci Mengetuk Pintu Langit

Selain tokoh nasional, penghargaan juga diberikan kepada akademisi internal PTNU. Achmad Syafiuddin, Ph.D. dari Unusa meraih penghargaan setelah masuk dalam daftar Top 2% World’s Most Influential Scientists versi Stanford University selama lima tahun berturut-turut. Sementara itu, kategori Tokoh Pengabdian Sepanjang Hayat diberikan kepada mantan Mendikbud RI, Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA.

Sebelum malam penganugerahan, seluruh pimpinan PTNU se-Indonesia mengikuti seminar guna merumuskan arah pendidikan tinggi NU 15 tahun ke depan. Pembahasan fokus pada pembaruan kurikulum, metode pembelajaran, serta penguatan ekosistem riset dan inovasi.

Baca Juga:  PBI JK Dipulihkan Dalam Waktu Tiga Bulan

Melalui acara ini, LPTNU berharap tata kelola perguruan tinggi di lingkungan Nahdlatul Ulama semakin profesional dan mampu memberikan dampak nyata bagi pemberdayaan masyarakat luas.

Editor: Lilicya