Kemendukbangga/ BKKBN Jatim Lepas Armada Mudik Gratis

Surabaya – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur (Jatim) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui program Mudik Gratis.

Mengusung prinsip “Asah, Asih, dan Asuh”, program ini tidak hanya sekadar menyediakan transportasi, tetapi juga menjadi apresiasi bagi para pejuang percepatan penurunan stunting di lapangan.

Total kuota 250 kursi yang disediakan, bagi masyarakat dan keluarga pegawai untuk memanfaatkan fasilitas ini.

Baca Juga:  Dapur MBG Terima Dana Rp500 Juta per Hari

Plt. Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Jatim, Sukamto, menjelaskan bahwa sasaran utama program ini adalah masyarakat umum, khususnya mereka yang terlibat aktif dalam pendampingan keluarga dan penanganan stunting, seperti Tim Pendamping Keluarga (TPK).

“Program mudik gratis ini adalah bentuk kepedulian kami dalam memberikan Asah, Asih, dan Asuh terhadap keluarga. Kami ingin memberikan penghargaan kepada para pejuang stunting agar mereka bisa berkumpul dengan keluarga di kampung halaman dengan aman dan nyaman,” ujar Sukamto saat pelepasan armada mudik dikantor BKKBN Jatim, Rabu(18/3).

Baca Juga:  Unusa Lantik Prof Bus Jadi Dekan FK, Fokus Akselerasi Riset

Lebih dari sekadar mobilisasi massa, BKKBN Jatim memanfaatkan momentum mudik untuk menyisipkan pesan-pesan krusial terkait program Bangga Kencana. Peserta mudik akan mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pembangunan keluarga berkualitas, kesehatan reproduksi yang terjamin, dan pencegahan stunting sejak dini.

“Program ini adalah sarana sosialisasi. Kami ingin memastikan informasi mengenai pentingnya keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa tetap tersampaikan, bahkan di tengah hiruk-pikuk lebaran,” tambah Sukamto.

Baca Juga:  Kemenag Targetkan Rp4,5 Triliun BOP RA dan BOS Madrasah Swasta Cair Sebelum Lebaran 2026

“Kami telah mengundang masyarakat untuk mendaftar. Selain fasilitas transportasi gratis, peserta juga akan mendapatkan akses informasi dan edukasi yang bermanfaat bagi kualitas hidup keluarga mereka,” pungkasnya.

Editor: William