Arus Balik Lebaran 2026, Kemendukbangga Jatim Buka Layanan Konsultasi KB di Rest Area

GRESIK – Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Timur menghadirkan layanan konsultasi Keluarga Berencana (KB) dan kesehatan reproduksi bagi pemudik di Rest Area KM 725A dan 726B ruas Tol Surabaya–Mojokerto, Rabu (25/03). Langkah ini diambil untuk memberikan kenyamanan sekaligus edukasi kesehatan di tengah puncak arus balik Lebaran 2026.

Kegiatan bertajuk “Sapa Pemudik 2026” ini merupakan instruksi langsung dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN. Layanan ini menyasar para pemudik yang sedang menempuh perjalanan kembali ke kota asal agar tetap mendapatkan akses informasi program pembangunan keluarga.

Baca Juga:  LPTNU Award 2026 di Unusa, Beri Penghargaan Ilmuwan

Sekretaris Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Ghana Renaldi Pasca Surya, menjelaskan bahwa posko ini disediakan sebagai wadah pelayanan publik yang strategis di titik lelah pemudik. “Di rest area ini kami memberikan layanan Program Pembangunan Keluarga, Pelayanan KB, serta Kesehatan Reproduksi,” ujar Ghana saat meninjau lokasi.

Posko ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang melibatkan TNI, Polri, Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, Dinas KBPPPA Kabupaten Gresik, serta Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Jawa Timur. Berdasarkan data di lapangan, puluhan pemudik telah memanfaatkan fasilitas ini untuk berkonsultasi mengenai alat kontrasepsi dan kesehatan ibu-anak.

Baca Juga:  Kemendukbangga/BKKBN Jatim Tekan Stunting Hingga 14,7 Persen, Lampaui Target Nasional

Kepala Bidang KB dan Pengendalian Penduduk Dinas KBPPPA Kabupaten Gresik, Muh Mukhlis Ariyanto, menegaskan kesiapan personelnya untuk terus bersiaga selama masa arus balik. “Kami berkomitmen terus berkolaborasi memberikan pelayanan KB yang optimal bagi masyarakat yang sedang melintas,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Gresik melaporkan bahwa kepadatan arus balik sudah mulai terjadi sejak Selasa (24/03/2026). Pihak kepolisian mengimbau para pemudik untuk tidak memaksakan diri, menjaga kondisi fisik, dan memastikan kendaraan dalam keadaan prima.

Baca Juga:  Unair Santuni 1.000 Anak Yatim

Melalui sinergi ini, diharapkan para pemudik tidak hanya mendapatkan tempat istirahat yang layak, tetapi juga akses layanan kesehatan penting guna mendukung kualitas keluarga meski dalam situasi mobilitas tinggi.

Editor: William