BKKBN Jatim Tegakkan Disiplin ASN,  Wanti-wanti soal Absen dan Judol

SURABAYA – Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur menggelar forum strategis bertajuk “Peningkatan Sinergitas dan Pembinaan Pegawai serta Dukungan Aktif Mitra Kerja Strategis Tahun 2026” di Surabaya, Senin (30/3).

Pertemuan ini menjadi momentum penguatan kinerja di bawah naungan kementerian baru, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga).

Dalam sambutannya, Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Sukamto, SE., M.Si mewanti wanti seluruh jajarannya agar disiplin dalam absen dan menghindari tindakan negatif.

Kami memberikan perhatian khusus pada masalah disiplin absensi serta ancaman Judi Online (Judol), Pinjaman Online (Pinjol), dan Game Online. Kita harus saling mengingatkan agar terhindar dari hal-hal yang dapat merusak kinerja organisasi,” tegas Sukamto.

Baca Juga:  Klarifikasi Zakat, Menag Minta Maaf

Dijelaskan, meski meraih predikat kinerja “Baik” pada 2025 dengan nilai 87,88, Sukamto memberikan catatan serius pada indeks kedisiplinan pegawai yang masih berada di angka 50,87. Ia memberikan peringatan keras kepada seluruh ASN untuk menjaga integritas dan menjauhi fenomena negatif.

Selain itu, Sukamto menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menyukseskan sejumlah program unggulan (Quick Wins) tahun 2026. Beberapa program prioritas tersebut meliputi Gerakan Terpadu Penurunan Stunting (Genting), Bina Keluarga Balita (Tamasya), Bina Keluarga Lansia (Sidaya), hingga Gerakan Ayah Teladan Indonesia.

Baca Juga:  Kebijakan WFA, Kemenag Pastikan Layanan KUA Normal

“Output capaian kinerja telah dituangkan dalam Perjanjian Kinerja per 2 Januari 2026. Kami berkomitmen penuh pada penyediaan alat kontrasepsi (Alokon), peningkatan KB Pasca Persalinan (KBPP), serta optimalisasi Kampung KB,” ujar Sukamto dalam sambutannya.

Terkait dukungan lapangan, BKKBN Jatim melaporkan progres distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG-3B) melalui kolaborasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN). Saat ini, sebanyak 1.037 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Timur telah aktif mendistribusikan bantuan dengan melibatkan ribuan kader Tim Pendamping Keluarga (TPK).

Baca Juga:  Menag Larang ASN Kemenag Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran internal BKKBN Jatim, pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP), serta mitra strategis dari unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kecamatan Gubeng untuk memperkuat pendampingan di tingkat akar rumput.

Editor: William