FK Unusa dan Universiti Malaya Gelar Webinar Internasional Bahas Penanganan Stroke pada Usia Produktif

SURABAYA – Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (FK Unusa) berkolaborasi dengan Universiti Malaya menggelar webinar internasional bertajuk “From Spasticity to Contracture: A Practical Neuromuscular–Musculoskeletal Approach to Stroke”, Jumat (27/3). Agenda ini menyoroti tren peningkatan kasus stroke pada usia produktif yang kian mengkhawatirkan dalam beberapa tahun terakhir.

Dekan FK Unusa, Prof. Budi Santoso, menegaskan bahwa stroke kini tidak hanya menyerang kelompok lansia, sehingga diperlukan pendekatan holistik untuk mencegah disabilitas jangka panjang. “Kondisi ini menjadi perhatian serius karena berdampak pada kualitas hidup dan produktivitas masyarakat. Melalui forum ini, kami ingin memperkuat kolaborasi akademik dalam menangani stroke secara komprehensif,” ujarnya.

Baca Juga:  62 Dapur MBG Nakal Ditutup

Dalam sesi opening speech, Associate Professor Anand Samugam dari Universiti Malaya menekankan pentingnya integrasi pendekatan neuromuskular dan muskuloskeletal. Menurutnya, penanganan yang terpadu sangat krusial agar pasien stroke tidak hanya bertahan hidup, tetapi juga mencapai kualitas hidup yang optimal.

Webinar ini menghadirkan sejumlah pakar rehabilitasi medik, di antaranya Chung Tze Yang yang memaparkan pentingnya intervensi dini untuk mencegah spastisitas (kekakuan otot) berkembang menjadi kontraktur permanen. Selain itu, Sakinah Sabirin menekankan strategi rehabilitasi yang bersifat personal, sementara Dr. Rita Vivera Pane menyoroti pentingnya kolaborasi multidisiplin antara dokter dan fisioterapis dalam praktik klinis di Indonesia.

Baca Juga:  LPTNU Award 2026 di Unusa, Beri Penghargaan Ilmuwan

Selain sebagai wadah pertukaran ilmu, kegiatan kolaborasi internasional ini merupakan langkah nyata Unusa dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di bidang kesehatan dan pendidikan, serta memperkuat indikator penilaian Times Higher Education melalui kemitraan global yang berdampak luas.

Penulis: Erbagus
Editor: William