SURABAYA – KAI Commuter mencatat lonjakan signifikan volume pengguna di Wilayah 8 Surabaya selama periode Angkutan Lebaran (Angleb) 2026. Sejak 11 hingga 30 Maret 2026, tercatat sebanyak 981.828 orang telah menggunakan layanan Commuter Line untuk kebutuhan mudik, silaturahmi, maupun wisata.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengungkapkan bahwa capaian ini telah melampaui proyeksi awal sebesar 7 persen. Rata-rata volume pengguna harian mencapai 49.091 orang, dengan puncak kepadatan tertinggi terjadi pada Minggu (29/3) yang menembus angka 57.677 orang.
“Lonjakan ini menunjukkan peran penting Commuter Line sebagai pilihan transportasi utama yang andal di momen Lebaran. Capaian ini menjadi indikator positif meningkatnya kepercayaan publik,” ujar Karina dalam keterangan resminya, Selasa (31/3).
Data KAI Commuter menunjukkan Stasiun Surabaya Gubeng menjadi titik aktivitas tertinggi dengan melayani 128.196 penumpang. Posisi berikutnya diikuti oleh Stasiun Wonokromo dengan 75.245 orang dan Stasiun Malang sebanyak 59.745 orang. Sementara itu, Commuter Line Dhoho relasi Surabaya – Kertosono – Blitar – Malang menjadi rute favorit dengan volume tertinggi mencapai 3.822 orang dalam satu hari pada puncak arus mudik.
Untuk mengakomodasi tingginya permintaan masyarakat, KAI Commuter mengoperasikan total 50 perjalanan setiap harinya di wilayah Jawa Timur. Peran stasiun integrasi seperti Stasiun Waru juga tercatat signifikan dengan melayani 26.045 orang, yang menunjukkan kuatnya konektivitas antarmoda.
Meskipun masa posko Angleb 2026 segera berakhir pada 1 April mendatang, KAI Commuter berkomitmen untuk terus menjaga kualitas layanan. Karina memastikan bahwa aspek keamanan dan kenyamanan tetap menjadi prioritas utama pasca-musim mudik.
“Kami mengapresiasi seluruh pengguna dan pemangku kepentingan yang mendukung kelancaran angkutan Lebaran tahun ini. Ke depan, kami berkomitmen terus menghadirkan layanan yang adaptif dan efisien bagi masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Lilicya


