SURABAYA – Universitas Airlangga (UNAIR) resmi mengumumkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026 pada Selasa (31/3). Tahun ini, tercatat sebanyak 2.506 calon mahasiswa baru berhasil lolos seleksi dari total puluhan ribu pendaftar.
Rektor UNAIR, Prof. Dr. Muhammad Madyan, SE., M.Si., M.Fin., mengungkapkan bahwa minat calon mahasiswa tahun ini sangat tinggi dengan total 29.947 peminat. Jumlah tersebut terdiri dari 22.852 pendaftar program Sarjana (S1) serta 7.095 pendaftar program Diploma (D3 dan D4).
“Dengan daya tampung sebesar 2.430 kursi, tingkat keketatan seleksi tahun ini mencapai sekitar 8,11 persen,” ujar Prof. Madyan di Surabaya, Selasa (31/3).
Dari total 2.506 peserta yang diterima, UNAIR memberikan porsi besar bagi akses pendidikan inklusif. Sebanyak 806 mahasiswa merupakan penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dan 68 lainnya merupakan peraih golden ticket.
Data universitas menunjukkan komposisi mahasiswa baru didominasi oleh perempuan sebanyak 75,5 persen. Para mahasiswa tersebut berasal dari 38 provinsi di Indonesia hingga luar negeri.
Prof. Madyan juga menyoroti beberapa fakta unik dalam seleksi tahun ini. “Terdapat mahasiswa termuda dengan rentang usia 14 hingga 16 tahun, serta adanya beberapa pasangan anak kembar yang diterima di program studi berbeda,” imbuhnya.
Bagi peserta yang belum berhasil lolos, Rektor berpesan agar tidak berkecil hati. Ia mengingatkan bahwa peluang menjadi bagian dari “Ksatria Airlangga” masih terbuka lebar melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) maupun jalur Mandiri.
“Tetap semangat dan jangan berputus asa. Masih ada jalur lain untuk bergabung dengan Universitas Airlangga,” pungkasnya.
Editor: Lilicya


