FEB UNAIR dan PDUF MUI Jatim Jajaki Kerja Sama Pengelolaan Dana Umat Melalui Trust Fund

SURABAYA – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR) menerima kunjungan silaturahmi dari pengurus Pengembangan Dana Umat dan Filantropi (PDUF) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur di Kampus FEB UNAIR, Surabaya, Senin (6/4). Pertemuan ini membahas inisiasi sinergi strategis dalam pengelolaan dana umat berbasis trust fund (dana perwalian) untuk pembangunan ekonomi umat di Jawa Timur.

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Komisi KH. Miftah Jauhari, S.E., dan Wakil Ketua V PDUF MUI Jatim, Mochamad Badowi, SM., MBA., CMA. Dalam pemaparannya, Mochamad Badowi menjelaskan bahwa kolaborasi dengan akademisi merupakan langkah perdana MUI Jatim untuk memperkuat fundamental pengelolaan dana abadi.

Baca Juga:  Kepercayaan Publik Meningkat, Penumpang Commuter Line Wilayah 8 Surabaya Tembus 981 Ribu Selama Lebaran 2026

“Konsep fundamental trust fund ini bertujuan menjaga aset pokok tetap aman sementara hasil pengelolaannya dimanfaatkan secara berkelanjutan. Kami ingin memastikan dana yang diamanahkan umat tidak habis, melainkan tumbuh melalui ekosistem pendanaan yang produktif,” ujar Badowi.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa harmoni antara MUI dan pemerintah saat ini menjadi momentum tepat untuk memulai proyek besar, seperti pembangunan pondok pesantren dan masjid di Jawa Timur. PDUF MUI Jatim juga menargetkan implementasi trust fund ini dapat mengelola setidaknya 1-2 yayasan pondok pesantren serta membantu beasiswa santri yang memiliki keterbatasan dana.

Baca Juga:  UNAIR Umumkan Hasil SNBP 2026, Terima 2.506 Mahasiswa

Dekan FEB UNAIR, Prof. Rudi Purwono, S.E., M.SE., menyambut baik gagasan tersebut. Menurutnya, inisiatif MUI Jatim memiliki potensi besar dalam menekan angka kemiskinan di Jawa Timur melalui pengadaan program dana perwalian yang terukur.

“Ini adalah silaturahmi yang luar biasa. Langkah terdekat yang bisa kita lakukan adalah memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai proses pelaksanaan trust fund ini. Sebagai lembaga di bawah MUI, peran sebagai jembatan edukasi sangat penting agar saat diluncurkan nanti, partisipasi masyarakat bisa maksimal,” ungkap Prof. Rudi.

Baca Juga:  KPPU Jatim dan DPRD Surabaya Perkuat Sinergi, Soroti Pengadaan Seragam Hingga MBG

Melalui sinergi ini, diharapkan terbentuk ekosistem keuangan syariah yang menghubungkan antar-sektor kelembagaan, sehingga dana filantropi Islam dapat terkelola secara profesional, transparan, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat, khususnya kelompok dhuafa.

Penulis: Agil
Editor: William