Polytron Gelar Pelatihan Strategi Branding UMKM di Surabaya

SURABAYA – Perusahaan elektronik Polytron menggelar program pelatihan khusus bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bertajuk “UMKM Naik Level Bareng Polytron Surabaya” di Surabaya, Kamis (9/4). Acara ini fokus membekali para pelaku usaha di bidang kuliner dengan strategi membangun brand melalui narasi cerita hingga kemasan yang menjual.

Head of Public Communications Polytron, Vina Julita Wijaya, menjelaskan bahwa Surabaya menjadi kota kedua setelah Jakarta dalam rangkaian roadshow yang direncanakan hadir di berbagai kota besar seperti Bandung, Semarang, dan Yogyakarta. Program ini merupakan inisiatif terbaru Polytron tahun ini untuk mendekatkan diri dengan sektor UMKM.

Baca Juga:  KAI Commuter Surabaya Targetkan 1 Juta Penumpang Lebaran 2026, Siapkan 50 Perjalanan per Hari

“Tahun ini Polytron ingin lebih mendekatkan diri kepada bisnis UMKM. Kami ingin memposisikan diri sebagai partner yang menyediakan kebutuhan solusi bagi mereka. Jika selama ini Polytron lebih dikenal dengan produk rumah tangga, melalui kegiatan ini kami memperkenalkan produk yang bisa mendukung produktivitas teman-teman UMKM,” ujar Vina saat ditemui di lokasi acara, Kamis (9/4).

Vina menambahkan, target peserta dalam setiap acara offline adalah sekitar 100 orang. Pelatihan ini dikhususkan bagi UMKM sektor Food and Beverage (F&B) atau kuliner, mulai dari usaha makanan berat, minuman, hingga kue tradisional dan bakery. Pemilihan sektor ini disesuaikan dengan lini produk Polytron yang relevan untuk menunjang bisnis kuliner.

Baca Juga:  KAI Daop 8 Surabaya Apel Pasukan Angkutan Lebaran 2026

Dalam sesi di Surabaya, Polytron menghadirkan pakar branding serta praktisi kuliner, seperti Chef Jessica, untuk memberikan testimoni dan berbagi pengalaman nyata dalam mengelola bisnis.

“Kami memberikan edukasi gratis dengan mendatangkan para ahli. Selain pengetahuan, peserta yang terverifikasi menjadi member akan mendapatkan berbagai keuntungan, seperti dukungan promosi (exposure), tips harian di grup WhatsApp, hingga kesempatan berjualan di acara-acara besar yang diselenggarakan Polytron,” lanjutnya.

Baca Juga:  BI Perkuat Operasi Moneter, Jaga Stabilitas Kurs RI

Untuk menentukan UMKM yang siap “naik kelas”, Polytron menerapkan beberapa indikator penilaian. Di antaranya adalah keaktifan di media digital, partisipasi dalam kegiatan komunitas, kelengkapan legalitas usaha, hingga strategi bisnis yang diterapkan.

Penulis: Erbagus. Editor: Lilicya