Prabowo Ungkap Tim Ekspedisi Temukan Cadangan Emas di Papua

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan tim ekspedisi ilmiah Indonesia menemukan cadangan emas dan sejumlah mineral dalam jumlah besar di Pegunungan Papua.

Temuan itu, menurut Prabowo, baru diterimanya beberapa jam sebelum ia menghadiri peluncuran biodiesel B50 di Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7).

“Saya baru dapat laporan beberapa jam lalu, ekspedisi ilmiah kita yang baru berjalan sekitar dua atau tiga minggu di Pegunungan Papua menemukan cadangan emas dan cadangan mineral-mineral yang sangat besar,” ujar Prabowo.

Baca Juga:  Silaturahmi dengan DMI, Camat Gubeng Baru Siap Sinergi Perkuat Hubungan Ulama-Umaro

Sang Kepala Negara menjelaskan tim ekspedisi tersebut terdiri atas peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama sejumlah perguruan tinggi dengan dukungan TNI.

Meski belum mengungkap lokasi maupun besaran cadangan yang ditemukan, Prabowo menyebut temuan itu menjadi salah satu potensi yang dapat memperkuat masa depan ekonomi Indonesia.

“Tim dari BRIN dengan beberapa universitas dibantu TNI menemukan cadangan emas dan cadangan mineral-mineral yang sangat besar,” ujarnya.

Baca Juga:  Istana Resmi Luncurkan Logo HUT ke-81 RI

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan implementasi biodiesel B50. Dalam pidatonya, ia menyebut pemerintah terus berupaya menekan pengeluaran devisa sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya alam Indonesia.

Prabowo mengatakan penggunaan biodiesel B50 diperkirakan mampu menghemat devisa negara hingga sekitar Rp170 triliun atau setara US$10 miliar per tahun karena berkurangnya impor bahan bakar.

“Bayangkan, sekarang kita sudah bisa menghemat devisa. Uang yang tadinya keluar Rp170 triliun atau sekitar US$10 miliar bisa kita hemat,” ujarnya.

Baca Juga:  Prabowo Dijadwalkan Hadiri Harlah PKB ke-28

Editor: William