Karhutla Kepung 14 Gunung di Jatim, 5 Masih Ditangani

SURABAYA – Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mencatat 14 kawasan gunung di Jawa Timur mengalami kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada musim kemarau 2026. Hingga Selasa (15/9/2026), lima kawasan masih dalam penanganan tim gabungan.

Ketua Tim Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Jatim, Muhammad Amrul, mengatakan lima gunung yang masih ditangani yakni Gunung Bromo, Gunung Semeru, Gunung Argopuro, Gunung Kawinajang, dan Gunung Lawu.

“Iya betul (hingga hari ini ada lima kawasan gunung yang masih ditangani akibat kebakaran),” kata Amrul.

Baca Juga:  Ahli Vulkanologi ITS: Erupsi 7 Gunung Api Bersamaan Fenomena Dinamika Tektonik Regional

Ke-14 gunung yang dilanda Karhutla yakni Gunung Semeru, Arjuno-Welirang, Bromo, Buthak, Kawinajang, Wilis, Argopuro, Ijen, Raung, Pegat, Payaman, Gede Blitar, Ndangean, dan Lawu.

Amrul menjelaskan kondisi di Gunung Bromo dan Gunung Semeru yang membakar area sekitar 200 hektare, citra satelit terkini menunjukkan titik api mulai padam. Petugas tetap melakukan penyisiran dan pembasahan untuk antisipasi bara api.
“Helikopter PK-DAP akan melakukan observasi jika kondisi yang memungkinkan akan dilaksanakan water bombing,” ujarnya.

Di Gunung Argopuro, kebakaran membakar sekitar 488 hektare. Medan terjal menjadi kendala.
“Pada tanggal 12 September 2026 teramati kepulan asap yang cukup tebal di wilayah Gunung Argopuro. Tim Gabungan melakukan pemantauan di Gunung Gilap karena lokasi titik api berada di lereng pegunungan yang tidak bisa di jangkau. Kondisi saat ini Gunung Argopuro tertutup kabut. Berdasarkan hasil pemantauan, titik api dan kepulan asap saat ini tidak terlihat,” katanya.

Baca Juga:  Orangutan Solo Safari Kabur, Gunakan Ranting Putus Listrik Pagar Pengaman

Di Gunung Kawinajang, Blitar dan Gunung Buthak, Malang, estimasi area terbakar mencapai 800 hektare. “Titik api berada di wilayah Savana Gunung Buthak, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang dan sisi Selatan Gunung Kawinajang,” ujarnya.

Tim gabungan direncanakan melakukan penyisiran melalui Jalur Pendakian Desa Tulungrejo, Kecamatan Pujon Kidul, serta pemantauan ke Pos 3 Gunung Buthak.

Sementara karhutla terbaru terjadi di Gunung Lawu, tepatnya di Petak 50 dan 44 RPH Jabung, perbatasan Magetan dan Ngawi, sejak Senin (14/9/2026).
“Kondisi saat ini masih ada titik api yang berada di sekitar Petak 50 dan 44 RPH Jabung. Korban nihil,” kata Amrul.

Baca Juga:  Pelindo Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Editor: Lilicya