Kemeriahan menyelimuti SD Muhammadiyah 11 Surabaya (SD Muhlas) saat merayakan puncak milad ke-58 pada Sabtu (31/1). Dengan mengusung tema “Semakin Unggul Menggapai Prestasi”, acara ini menjadi panggung kreativitas bagi para siswa sekaligus ajang mempererat silaturahmi dengan masyarakat melalui bazar UMKM dan layanan cek kesehatan gratis.
Momen spesial terjadi saat sekolah secara resmi meluncurkan boneka maskot “Mumu dan Ais” sebagai simbol semangat baru. Selain itu, SD Muhlas juga memberikan apresiasi khusus kepada 11 TK mitra yang selama ini telah bersinergi dengan sekolah.
Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, Muhammad Jemadi, dalam sambutannya menekankan peran krusial Muhammadiyah sebagai pilar bangsa. Ia berpesan agar orang tua tidak ragu menitipkan pendidikan anak-anak mereka di lembaga Muhammadiyah.
“Muhammadiyah hadir untuk mencerdaskan bangsa dan memutus rantai kebodohan. SD Muhlas adalah wajah dakwah Muhammadiyah yang luar biasa; bahkan untuk tahun ajaran 2026-2027 kuota siswanya sudah penuh,” ujar Jemadi. Ia juga mengingatkan para guru bahwa tugas mereka bukan sekadar mengajar, melainkan menjadi pendidik jiwa dan teladan akhlak.

Kepala SD Muhlas, Ustazah Mursiah, mengungkapkan rasa syukurnya atas perjalanan 58 tahun sekolah ini dalam membersamai umat. Ia menjelaskan bahwa fokus pengembangan siswa di SD Muhlas tidak hanya terpaku pada prestasi akademik semata.
“Kami fokus pada potensi akademik, bakat (talent), leadership, hingga penguatan spiritual. Saat ini kami terus mengembangkan program unggulan seperti Kelas Tahfidz dan Kelas CIP (Cambridge International Program) yang alhamdulillah sudah memasuki tahun kedua,” jelas Ustazah Mursiah.
Melalui momentum milad ini, SD Muhlas berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi dan pelayanan profesional demi mencetak generasi yang cerdas akal serta kuat iman dan takwanya.
Editor: William


