Malang – Stadion Gajayana, Malang, menjadi saksi bisu momentum bersejarah bagi Ainur Roziqin. Alumni Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) ini menjadi sorotan publik setelah dipercaya tampil sebagai qori’ di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam acara Peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) pada Minggu, 8 Februari 2026.
Penampilan khidmat tersebut merupakan puncak dari dedikasi panjang Ainur dalam menekuni seni baca Al-Qur’an. Sejak menempuh pendidikan SMP dan SMA, pemuda angkatan 2019 yang lulus dari Unesa pada 2024 ini memang telah aktif mengasah kemampuannya melalui ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di tingkat kabupaten hingga provinsi.
Selama masa kuliah, Ainur tidak hanya mengejar prestasi akademik. Ia menjadikan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) MTQ Unesa sebagai kawah candradimuka untuk memperkuat kapasitasnya. Keaktifannya membuahkan kepercayaan besar; ia terpilih menjadi Ketua Umum UKM MTQ Unesa periode 2021–2022.
Di bawah kepemimpinannya, ia berhasil membakar semangat rekan sejawat untuk berlatih intensif. Hasilnya tidak main-main, Ainur secara pribadi tercatat telah mengantongi lebih dari 30 prestasi MTQ, mulai dari level provinsi, nasional, hingga internasional. Ia juga rutin mewakili Unesa dalam ajang bergengsi MTQ Mahasiswa Nasional.
Perjalanan spiritualnya semakin matang berkat bimbingan para ustaz, alumni, dan dosen pembina di kampus. Saat ini, Ainur tercatat sebagai mahasiswa pascasarjana di UIN Sunan Ampel Surabaya dan aktif menjabat sebagai Wakil Sekretaris Lembaga Dakwah PWNU Jawa Timur serta Wakil Ketua PW IPNU Jawa Timur.
“Saya merasa sangat haru dan bersyukur bisa membaca Al-Qur’an di hadapan Presiden dan para ulama besar. Ini bukan hanya kehormatan pribadi, tetapi juga amanah untuk terus istiqamah belajar dan berdakwah,” ungkap Ainur dengan nada haru.
Selain aktif di organisasi besar, ia tetap berpijak pada akar pendidikan dengan mengajar Baca Tulis Al-Qur’an di SD Darul Ulum dan Pesantren Al Yasmin. Ia juga aktif menginisiasi pelatihan bagi dai muda dan tilawah untuk generasi penerus.
Bagi Ainur, dukungan lingkungan kampus Unesa sangat krusial dalam membentuk karakter kepemimpinan dan spiritualitasnya. Ia berpesan kepada para mahasiswa agar senantiasa menyeimbangkan antara prestasi akademik dengan pengembangan potensi diri yang bermanfaat bagi umat dan bangsa.
Kisah Ainur Roziqin membuktikan bahwa konsistensi dan integritas terhadap Al-Qur’an mampu membawa seseorang pada panggung kehormatan nasional, sekaligus memberikan dampak nyata di tengah masyarakat.
Editor: Lilicya


