Ketua PDM Surabaya Imbau Warga Muhammadiyah Salat Id di Kota Pahlawan dan Jaga Toleransi

SURABAYA – Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, Dr. Muhammad Ridlwan, mengimbau seluruh warga Muhammadiyah untuk melaksanakan ibadah Salat Idulfitri 1447 H di Surabaya sebelum melakukan perjalanan mudik.

Hal tersebut disampaikan Ridlwan usai membuka kegiatan Baitul Arqom Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) se-Cabang Ngagel di Tower Smamda Surabaya, Sabtu (28/2). Ia berharap agar masjid dan lapangan yang menjadi lokasi pusat kegiatan Muhammadiyah tetap ramai dan syiar Islam di Surabaya tetap terjaga.

Baca Juga:  MUI Imbau Warga Hormati Perbedaaan Awal Puasa 1 Ramadan 1447 H

“Kami mengimbau warga Muhammadiyah untuk Salat Idulfitri dulu di Surabaya. Jangan meninggalkan kota ini sebelum salat. Setelah itu, silakan bersama-sama bersilaturahmi ke sanak keluarga dan tetangga,” ujar Ridlwan.

Terkait potensi waktu perayaan, Ridlwan menegaskan bahwa PDM Surabaya tegak lurus dengan keputusan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Berdasarkan perhitungan yang ada, Muhammadiyah menetapkan Idulfitri jatuh pada tanggal 20 Maret 2026 (1 Syawal 1447 H).

Baca Juga:  Rapat Pleno Putuskan Gus Yahya Kembali Jadi Ketum PBNU

“Insyaallah tanggal tersebut akan bersamaan dengan pemerintah. Namun, jika memang nanti terjadi perbedaan, kita harus tetap mengedepankan toleransi,” tambahnya.

Ridlwan menekankan pentingnya sikap saling menghormati antarumat beragama dan tidak memaksakan keyakinan terkait penanggalan tersebut kepada pihak lain.

“Kita tidak boleh merasa paling benar dan menyalahkan yang lain. Apa yang sudah kita putuskan, kita jalankan dengan baik, dan kita hargai keputusan saudara-saudara kita yang lain,” pungkasnya.

Baca Juga:  Hore! Kemenaker Pastikan Ojol Dapat Bonus Lebaran 2026

Editor: Lilicya