LDII Siap Gelar Munas, Akselerasi 8 Program Strategis Pemerintah

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menyatakan kesiapannya untuk mempercepat dukungan terhadap program pemerintah melalui delapan bidang pengabdian strategis. Hal ini akan menjadi agenda utama dalam Musyawarah Nasional (Munas) mendatang di bulan April 2026, di samping pembahasan AD/ART dan pergantian kepengurusan.

Ketua Departemen Komunikasi, Informasi, dan Media DPP LDII, Ludhy Cahyana, menegaskan bahwa fokus organisasi saat ini adalah sinkronisasi program kerja dengan agenda nasional. “Intinya, Munas nanti adalah percepatan bagaimana kami sebagai ormas bisa membantu akselerasi program pemerintah, termasuk mendukung Asta Cita,” ujar Ludhy memberikan keterangan pers, Sabtu (28/2) di gedung LDII Jatim.

Baca Juga:  Optimalkan Momentum Ramadan, Pakar UNAIR Dorong Masjid Jadi Pusat Kebangkitan Ekonomi Umat

Adapun delapan klaster pengabdian yang menjadi pilar LDII meliputi Kebangsaan, Dakwah, Pendidikan, Ketahanan Pangan & Lingkungan, Ekonomi Syariah, Kesehatan Herbal, Teknologi Informasi (AI), serta Energi Baru Terbarukan (EBT).

Dalam implementasinya, LDII telah menggandeng instansi seperti Kejaksaan, Polri, dan Kementerian Agama untuk penguatan wawasan kebangsaan di pesantren, seperti Pondok Wali Barokah Kediri. Selain itu, di sektor EBT, LDII sukses mengimplementasikan panel surya di berbagai pondok pesantren yang mampu menghemat konsumsi listrik hingga 70 persen.

Baca Juga:  Ketua PDM Surabaya Imbau Warga Muhammadiyah Salat Id di Kota Pahlawan dan Jaga Toleransi

Senada dengan pusat, DPD LDII Kota Surabaya melalui Wakil Ketuanya, Nur Kholis, menyatakan akan membawa dua usulan krusial ke forum Munas. Fokus utama mereka adalah pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas SDM.

“Kesehatan masyarakat sangat penting untuk mencetak generasi emas yang bebas dari stunting dan gizi buruk,” tegas Nur Kholis. Ia juga menyatakan dukungan penuh LDII Surabaya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah sebagai langkah nyata peningkatan kesejahteraan umat.

Baca Juga:  Program Perdana PDU MUI Jatim, Santuni 2.026 Yatim dan Dhuafa

Melalui Munas ini, LDII berharap dapat semakin memperkuat peranannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Penulis: Bagus
Editor: William