Masjid Award Jatim 2026, DMI: Maksimalkan Pelayanan ke Jemaah

SURABAYA – Masjid Award Provinsi Jawa Timur 2026 kembali digelar dalam batas akhir pendaftaran dan persyaratan secara online ditutup 31 Mei 2026. Dari Kota Pahlawan, persyaratan keikutsertaan masjid telah dikumpulkan di PD Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Surabaya jalan Bendul Merisi verifikasi dan validasi berkas.

PD DMI Surabaya saat menggelar rapat Jumat 29 Mei 2026 di Gedung YPI Al Fatah Surabaya

Wakil Ketua DMI Surabaya, KH Miftah Jauhari menuturkan, tujuan adanya Award Masjid Jawa Timur adalah agar pelayanan pada jamaah bisa maksimal.

Baca Juga:  Pererat Ukhuwah Basyariah, PCNU Surabaya Terima Sapi Kurban dari Gubernur hingga Mitra Kelembagaan

“Fungsi masjid juga bisa lebih luas dalam memberikan manfaat pada jamaah dan masyarakat sekitar masjid itu sendiri tentu kriteria penilaian sudah di informasikan,” ungkapnya Selasa (2/6).

“Total yang mendaftar ada 8 masjid,” jelasnya.

Berikut daftar masjidnya:

1.Masjid At Taqwa Sukomanunggal
2.Masjid Tanbihul Ghafilin Sawahan
3.Masjid Kautsar Ikhlas Wonokromo
4.Masjid Pemuda Tambaksari
5.Masjid Jendral Sudirman Rungkut
6.Masjid Al Mukhlisin Lakarsantri
7.Masjid Kanzul Hikmah Gunung Anyar
8.Masjid Al Wahyu Gunung Anyar,” kata Gus Miftah Pengurus DMI Surabaya.

Baca Juga:  Terima Kunjungan DPRD, PCNU Surabaya Usulkan Nama Jalan Tokoh Pendiri NU

Dijelaskan bahwa penilaian MASJID AWARD JAWA TIMUR 2026 meliputi 3 aspek, yaitu :
Idarah (Manajemen & Administrasi)
Imarah (Kemakmuran Masjid)
Riayah (Pemeliharaan Fisik)

Masjid akan dikategorikan menjadi masjid perkampungan/perumahan. Kemudian masjid perkantoran, masjid jami’ dan masjid besar.

“Semoga dengan adanya Award Masjid Jawa Timur akan semakin banyak yang ikut serta dan tentunya akan membuat pelayanan pada jamaah meningkat. Kemudian lebih banyak inovasi serta laporan keuangan transparan karena sudah tuntutan zaman era digitalisasi semua informasi bisa diakses lebih mudah,” tegasnya.

Baca Juga:  Hotel Horison Arcadia Peduli Lingkungan, Turun Tangan Bersihkan Kawasan Kota Lama Surabaya

Editor: William