DJP Jatim I Bina UMKM Lewat Business Development Services

SURABAYA – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur I bersama lima Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di Surabaya menggelar pembinaan UMKM melalui program Business Development Services (BDS) di Aula Kanwil DJP Jatim I, Selasa (21/10/2026).

Kegiatan mengusung tema “Penguatan Ekosistem Bisnis untuk UMKM yang Legal, Halal, dan Berdaya Saing” dan diikuti pelaku UMKM binaan lima KPP, yakni KPP Pratama Surabaya Wonocolo, Rungkut, Karangpilang, Mulyorejo, dan Gubeng.

Penyuluh Pajak Ahli Madya Kanwil DJP Jatim I Siti Rahayu mengatakan program BDS merupakan bentuk dukungan DJP dalam mendorong pengembangan UMKM melalui pembinaan terintegrasi dengan edukasi perpajakan.

Baca Juga:  BI Jatim Gelar Tabligh Akbar di Masjid Al Akbar, Awali Rangkaian Fesyar Jawa 2026

“Melalui BDS, DJP memiliki ruang strategis untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memahami dan memenuhi hak serta kewajiban perpajakannya,” ujar Siti.

Ia menyebut kegiatan dirangkaikan dengan bazar UMKM untuk memperkenalkan dan memasarkan produk secara langsung serta memperluas jaringan pemasaran.

BDS kali ini menghadirkan narasumber dari Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Jawa Timur dan BPOM Surabaya. KDEKS memberikan materi tata cara pengajuan sertifikasi halal, sementara BPOM menjelaskan persyaratan dan alur izin edar pangan olahan.

Baca Juga:  RI Targetkan IEU-CEPA Diteken Akhir Oktober 2026, Berlaku Januari 2027

Siti menjelaskan sertifikasi halal penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan membuka pasar lebih luas sesuai UU No 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Sedangkan izin edar pangan olahan wajib sesuai UU No 18 Tahun 2012 tentang Pangan untuk menjamin keamanan, mutu, dan gizi pangan.

Selain legalitas, peserta juga mendapat edukasi perpajakan untuk mendorong kepatuhan sukarela.

“Legalitas menjadi fondasi kepercayaan dan membuka peluang perluasan pasar, sertifikasi halal mencerminkan komitmen terhadap kualitas produk dan kepercayaan konsumen, sedangkan kepatuhan pajak menjadi bagian dari tata kelola usaha yang baik,” kata Siti.

Baca Juga:  Pegadaian Kanwil XII Surabaya Hadirkan 2 UMKM GadePreneur Tampil di Jatim Fest 2026

Kanwil DJP Jatim I berharap BDS menjadi sarana edukasi, pendampingan, dan kolaborasi untuk mendorong UMKM mandiri, berdaya saing, dan patuh pajak.

Editor: Martin