SURABAYA – Dua mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) lolos Program Naresuan University Long-term Inbound Exchange di Thailand.
Mereka adalah Muhammad Hisyam Nur Aliyuddin, mahasiswa semester 5 Prodi Keperawatan, dan Muhammad Hildanisyaf Athallah Romadhoni, mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris. Keduanya dijadwalkan berangkat pertengahan November 2026.
Manager Pusat Bahasa dan Kemitraan Global Unusa Syiddatul Budury mengatakan Unusa mendaftarkan enam mahasiswa dan dua dinyatakan lolos, terbanyak dari perguruan tinggi di Indonesia.
Kedua mahasiswa Unusa diterima bersama sembilan mahasiswa lain dari Asia, seperti Jepang dan Vietnam. Dari Indonesia tercatat Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan President University. Total pendaftar lebih dari 50 mahasiswa se-Asia.
“Kedua mahasiswa Unusa yang dinyatakan lolos dalam program tersebut, akan dilibatkan dalam projek yang sebelumnya ditawarkan oleh Naresuan University. Status mereka sebagai research assistance dan internship selama empat bulan,” kata Syiddatul.
Direktur Direktorat Kerjasama dan Pemeringkatan Global Unusa Dr Ika Mardiyanti menyebut capaian ini menunjukkan daya saing mahasiswa Unusa setara dengan perguruan tinggi lain.
“Bagi kami ini adalah prestasi untuk bisa berperan dan berkolaborasi dengan perguruan tinggi di tingkat internasional. Harapannya akan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pemeringkatan global Unusa,” katanya.
Muhammad Hisyam mengaku sempat berstatus cadangan sebelum akhirnya dinyatakan diterima. “Awalnya saya hanya tercatat sebagai cadangan, karena itu ketika pengumuman akhir saya kaget bercampur senang saat dinyatakan diterima,” ujarnya.
Sementara Hildan menyebut pengumuman tersebut bertepatan dengan hari ulang tahunnya pada 21 Oktober lalu dan menjadi pengalaman pertama ke luar negeri.
Teks: Bagus
Editor: Lilicya


