SURABAYA – Komisi Pengembangan Dana Umat dan Filantropi (PDUF) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur bersama Lembaga Pengembangan Pesantren (LPP) MUI Jawa Timur mulai mematangkan kolaborasi strategis dalam pengembangan Dana Abadi Pesantren. Program ini diharapkan menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan keberlanjutan pengelolaan pesantren di Jawa Timur.
Pertemuan tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi PDUF MUI Jawa Timur, KH. Miftah Jauhari, SE, didampingi Moch Rizzqi Aladib dan M. Syafii. Sementara dari LPP MUI Jawa Timur hadir Ketua LPP, H. M. Wafiyul Ahdi, SH., M.Pd.I., atau yang akrab disapa Gus Wafi, Pengasuh Pondok Pesantren An Najiyah Tambakberas, Jombang.
Dalam sambutannya, KH. Miftah Jauhari menyampaikan bahwa pesantren merupakan pilar penting dalam pembangunan peradaban umat. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembiayaan yang mampu menjamin keberlangsungan program-program pesantren melalui pengelolaan dana umat yang profesional, transparan, dan sesuai prinsip syariah.
“Dana Abadi Pesantren bukan sekadar menghimpun dana, tetapi membangun aset umat yang manfaatnya terus mengalir untuk mendukung pendidikan, dakwah, pemberdayaan ekonomi, hingga pengembangan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pesantren,” ujar KH. Miftah Jauhari, Kamis (16/7).
Senada dengan itu, Ketua LPP MUI Jawa Timur, Gus Wafi, menilai bahwa penguatan ekonomi pesantren merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Menurutnya, pesantren harus memiliki fondasi ekonomi yang kokoh agar mampu menjalankan fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
“Kolaborasi ini menjadi langkah awal yang sangat baik. LPP siap bersinergi dengan PDUF untuk menghadirkan model Dana Abadi Pesantren yang dapat diterapkan di berbagai pesantren di Jawa Timur. Harapannya, pesantren semakin mandiri dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat,” ungkap Gus Wafi.
Selain membahas konsep Dana Abadi Pesantren, kedua lembaga juga mendiskusikan langkah-langkah implementasi, mulai dari penyusunan roadmap, tata kelola kelembagaan, skema penghimpunan dana berbasis wakaf produktif dan filantropi Islam, hingga strategi pengembangan investasi syariah yang aman dan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi ini, PDUF dan LPP MUI Jawa Timur berharap dapat melahirkan model pengelolaan Dana Abadi Pesantren yang menjadi rujukan bagi pesantren-pesantren di Jawa Timur. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, program ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian pesantren sekaligus mendorong lahirnya ekosistem filantropi Islam yang berdampak luas bagi kemaslahatan umat.
Editor: William


