BEI Sebut Kemandirian Finansial Dimulai dari Rencana dan Disiplin

JAKARTA – Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kautsar Primadi Nurahmad menyebut kemandirian finansial dapat dimulai dari kemampuan mengatur pendapatan dan merencanakan tujuan keuangan, bukan harus menunggu memiliki kekayaan besar.

“Investasi dapat digunakan untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan pada masa mendatang, mulai dari dana pendidikan, pembelian rumah, hingga persiapan dana pensiun. Sebelum berinvestasi, masyarakat perlu terlebih dahulu menentukan tujuan dan jangka waktu investasi,” kata Kautsar, Senin (24/8/2026).

Baca Juga:  1.452 Personel PLN UIT JBM Siaga Amankan Keandalan Listrik HUT ke-81 RI

Menurutnya, penentuan tujuan dan jangka waktu penting agar masyarakat dapat memilih instrumen yang sesuai dengan kondisi keuangan dan profil risiko. Di pasar modal Indonesia tersedia saham, obligasi dan sukuk, reksa dana, serta ETF. Setiap instrumen memiliki karakteristik, potensi keuntungan, dan risiko berbeda.

Kautsar menegaskan investasi tidak harus dimulai dengan dana besar. Konsistensi dan disiplin lebih penting daripada mengikuti tren.

“Masyarakat dapat memulainya secara bertahap sesuai kemampuan keuangan, kemudian menjaga konsistensi agar persiapan finansial untuk berbagai kebutuhan masa depan dapat dilakukan secara lebih terencana,” ujarnya.

Baca Juga:  New BMW iX3 Resmi Meluncur di Jatim

Hingga 7 Agustus 2026, jumlah investor pasar modal tercatat 30,3 juta SID dengan penambahan 9,9 juta investor sepanjang 2026. BEI mengingatkan pertumbuhan itu perlu diimbangi dengan peningkatan literasi agar masyarakat memahami risiko dan memilih instrumen berdasarkan informasi yang memadai.

Teks: Bagus
Editor: Niar