SURABAYA – SD Muhammadiyah 11 Surabaya (SD Muhlas) memperingati Hari Santri 2026 di lingkungan sekolah, Jumat (23/10/2026).
Pada peringatan tersebut, seluruh siswa memakai busana layaknya santri, baju gamis dan bersarung. Para ustaz dan ustazah juga mengenakan busana serupa.
Kepala SD Muhammadiyah 11 Surabaya Mursiah, S.Ag., M.Pd bersyukur sekolah dapat memperingati Hari Santri bersama siswa.
“Alhamdulillah hari ini kami bersama anak-memperingati Hari Santri. Anak-anak berkostum seperti layaknya santri, baju gamis dan sarung. Para ustaz-ustazah juga menggunakan baju gamis,” ujarnya.

Ia menegaskan Hari Santri merupakan momentum milik umat Islam yang harus menjadi motivasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Kami memperingati ini adalah momentum Hari Santri, hari milik umat Islam yang dideklarasikan beberapa tahun lalu menjadi momen bagaimana kita umat Islam memiliki hari spesial. Dijadikan motivasi dan semangat kita dalam hidup berbangsa dan bernegara,” katanya.
“Ritual menjadi kegiatan internal tetapi ke masyarakat luas juga menunjukkan nilai-nilai universal, termasuk bagaimana kita berinteraksi dengan masyarakat di luar sana tetapi kuat dalam spiritualitas kita,” sambungnya.
Salah satu siswa, Ahmad, mengaku senang dapat merayakan Hari Santri dengan bersarung.
“Senang. Sarungan juga,” ucapnya singkat.
Di momen Hari Santri ini, ia bertekad lebih giat belajar.
“Iya lebih giat belajar lagi,” katanya.
Teks: Bagus
Editor: Martin


