JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan harga sejumlah komoditas pangan relatif stabil jelang Idulfitri. Beberapa komoditas seperti cabai rawit, cabai merah, hingga bawang putih diklaim turun harga.
Amran terus memantau kondisi pasokan dan harga pangan menjelang lonjakan permintaan saat Ramadan dan jelang Lebaran. Berdasarkan pemantauan tersebut, pasokan dinilai cukup sehingga harga relatif terkendali.
“Stok tinggi. Jadi ketemu stok tinggi, permintaan tinggi. Sehingga aku sudah cek tadi relatif stabil (harga pangan). Ada yang naik sedikit tadi apa itu, ayam ras. Itu naik 0,68 persen rata-rata seluruh Indonesia, relatif aman,” kata Amran dalam konferensi pers di Kantor Kementan, Jakarta Selatan, Jumat (6/3).
Ia menilai kenaikan tipis harga ayam ras masih dalam batas wajar dan bahkan bisa membantu peternak meningkatkan pendapatan menjelang Lebaran.
“Sudahlah kalau naik 0,6 persen, sayangilah juga peternak sedikit-sedikit supaya dia dapat baju Lebaran,” ujarnya.
Selain ayam ras yang sedikit naik, Amran menyebut beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga.
“Ada turun. Hati-hati. Yang turun kemarin minus tuh apa? Cabai rawit turun. Cabai merah turun. Bawang merah sama bawang putih juga turun,” kata Amran.
Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan (Kemendag) hingga minggu keempat Februari 2026, harga cabai rawit memang sempat naik-turun.
Secara nasional, rata-rata harga cabai rawit sebesar Rp70.036 per kilogram (kg) pada akhir Februari 2026. Harga ini meningkat sekitar 21,82 persen dibandingkan Januari, meski dalam beberapa pekan terakhir mulai menunjukkan tren koreksi di sejumlah daerah.
Editor: William


