SURABAYA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya melaporkan bahwa stok tiket untuk arus mudik atau periode pra-Lebaran (11–20 Maret 2026) masih tersedia sekitar 130 ribu kursi. Meski demikian, tren pemesanan terus melonjak tajam mendekati masa Angkutan Lebaran 2026.
Hingga Minggu (1/3), sebanyak 236.363 tiket atau sekitar 42 persen dari total kapasitas 561.528 tempat duduk telah ludes terjual untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Kami mengimbau pelanggan segera melakukan pemesanan karena penjualan berlangsung sangat dinamis setiap harinya,” ujar Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, dalam keterangan resminya.
Data KAI menunjukkan prediksi puncak arus mudik akan terjadi pada rentang 17–19 Maret 2026. Penjualan tertinggi tercatat pada 18 Maret dengan 21.628 tiket, disusul 19 Maret (19.674 tiket), dan 17 Maret (18.597 tiket).
Sejumlah rangkaian kereta api menjadi incaran utama pemudik, di antaranya KA Airlangga, KA Ambarawa Ekspres, KA Sancaka, KA Probowangi, dan KA Harina. Adapun kota tujuan favorit pelanggan meliputi Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Banyuwangi, dan Bandung.
Guna mengakomodasi lonjakan penumpang, Daop 8 Surabaya mengoperasikan total 59 perjalanan KA jarak jauh per hari, yang terdiri dari 49 KA reguler dan 10 KA tambahan yang tersebar dari Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, hingga Malang.
Selain penambahan armada, pemerintah juga memberikan stimulus ekonomi berupa diskon tarif 30 persen untuk KA Ekonomi Komersial pada periode 14–29 Maret 2026. Di wilayah Daop 8, masih tersedia 114.159 tiket dengan promo ini dari total kuota 188.288 kursi.
“Kami menyarankan pelanggan mempertimbangkan alternatif tanggal atau memanfaatkan skema connecting train jika jadwal favorit sudah penuh. Jangan lewatkan juga promo diskon 30 persen melalui kanal resmi sebelum kuota habis,” pungkas Mahendro.
Editor: Emily


