MADIUN – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga pasokan listrik yang andal dan aman bagi masyarakat di wilayah Jawa Timur. Melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Madiun, PLN sukses melaksanakan rangkaian pemeliharaan jaringan tanpa melakukan pemadaman aliran listrik pada 17 hingga 21 April 2026.
Pemeliharaan rutin ini difokuskan pada sejumlah titik vital, salah satunya di Gardu Induk (GI) Ngimbang. Di lokasi tersebut, tim khusus melakukan perawatan peralatan kritikal serta perbaikan pada bagian yang mengalami peningkatan suhu (hotspot). Langkah preventif ini diambil guna mengantisipasi potensi gangguan yang dapat menghambat distribusi listrik ke pelanggan.
General Manager PLN UIT Jawa Bagian Timur dan Bali, Ika Sudarmaja, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian pekerjaan tersebut menggunakan metode Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).
“Melalui metode ini, kami memastikan pemeliharaan tetap berjalan tanpa mengganggu pasokan listrik ke pelanggan. Dengan teknik PDKB, aktivitas masyarakat tetap berjalan normal karena tidak ada pemadaman selama proses perbaikan,” ujar Ika Sudarmaja.
Selain di GI Ngimbang, PLN juga melakukan penggantian komponen jaringan di jalur Tulungagung menggunakan metode serupa. Penggantian ini bertujuan untuk memitigasi penurunan kinerja peralatan akibat faktor usia dan kondisi lingkungan, sehingga kualitas penyaluran listrik tetap terjaga optimal.
PLN menegaskan akan terus melakukan pemeliharaan dan peningkatan infrastruktur kelistrikan secara berkala. Upaya ini merupakan bagian dari misi besar PLN untuk menghadirkan layanan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat di Jawa Timur.
Editor: William


