SURABAYA – Fakultas Psikologi Universitas Negeri Surabaya (FPsi Unesa) menyelenggarakan Visiting Professor Program 2026 dengan tema “Integrating Artificial Intelligence and Computational Modeling in Psychological Research” pada 6–10 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, yakni luring di lingkungan FPsi Unesa serta daring melalui platform Zoom, dengan beberapa sesi yang berlangsung secara khusus tatap muka.
Program ini menghadirkan narasumber internasional, Professor Ahmed Abdelhalim Moustafa Elsayed, Ph.D. dari Bond University, Australia, serta Dr. Charli Sitinjak dari BINUS University, Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 300 peserta dari kalangan mahasiswa dan 35 dosen, dengan antusiasme tinggi sepanjang rangkaian acara.
Dekan Fakultas Psikologi Unesa, Dr. Diana Rahmasari, S.Psi., M.Si., Psikolog, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan kompetensi akademik. “Khususnya dalam bidang riset psikologi yang semakin berkembang seiring kemajuan teknologi,” ucapnya.
Penguatan Publikasi dan Strategi Riset Berbasis Dampak
Rangkaian kegiatan hari pertama diawali dengan publication workshop yang berfokus pada penyusunan artikel ilmiah bereputasi, khususnya melalui pendekatan systematic review dan meta-analysis. Sesi ini memberikan pemahaman teknis sekaligus strategis bagi peserta dalam menyiapkan publikasi terindeks Scopus.
Memasuki hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan strategic meeting and grants yang menyoroti pentingnya kolaborasi, jejaring akademik, serta strategi publikasi pada jurnal dengan impact factor tinggi. Dalam sesi diskusi, Professor Ahmed menekankan bahwa kebaruan (novelty) dan kekuatan abstrak menjadi faktor krusial dalam menentukan diterima atau tidaknya sebuah artikel di jurnal bereputasi.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya penggunaan populasi yang unik serta konteks budaya lokal sebagai nilai tambah dalam penelitian. Menurutnya, topik yang mengangkat kekhasan budaya Indonesia memiliki peluang besar untuk menarik perhatian jurnal internasional. Ia juga mendorong kolaborasi lintas disiplin, termasuk dengan bidang computer science, machine learning, dan kecerdasan buatan, guna meningkatkan kualitas dan kompleksitas analisis data.
Pendalaman Materi Neurosains hingga Integrasi AI
Hari ketiga difokuskan pada mahasiswa sarjana (S1) dengan topik “The Neuroscience of Addiction”, yang membahas aspek biologis dan kognitif dalam perilaku adiksi. Sesi ini kemudian dilanjutkan dengan pembahasan course cluster equivalence sebagai bagian dari persiapan program joint degree.
Sementara itu, hari keempat berfokus pada jenjang pascasarjana (S2) melalui berbagai workshop riset. Salah satu topik utama adalah “From Research to Impact: Transforming Scientific Research into Science Communication and Reproducible Studies”, yang menekankan pentingnya mengubah hasil riset menjadi bentuk komunikasi ilmiah yang dapat diakses dan direplikasi.
Selanjutnya, sesi mengenai penerapan machine learning dalam penelitian psikologi, baik pada ranah klinis maupun perilaku, menjadi salah satu highlight yang menarik perhatian peserta. Dalam sesi ini, Dr. Charli Sitinjak memperkenalkan berbagai pendekatan serta pemanfaatan teknologi berbasis AI yang dapat membantu peneliti dalam mengolah data secara lebih efisien dan akurat.
Rangkaian kegiatan juga mencakup workshop data papers, peninjauan kurikulum S2 melalui curriculum matrix review, serta diskusi benchmarking untuk program doktoral, yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan riset di lingkungan fakultas.
Mendorong Kolaborasi dan Inovasi Riset Psikologi
Secara keseluruhan, kegiatan ini berlangsung secara interaktif dengan pendekatan two-way communication, yang memungkinkan peserta untuk terlibat aktif dalam diskusi dan berbagi pengalaman. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi tanya jawab serta diskusi lintas bidang.
Untuk meningkatkan Times Higher Education dan memperkuat posisi Fakultas Psikologi Unesa dalam kancah global, kegiatan VTP ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong publikasi bereputasi, kolaborasi internasional, serta inovasi riset berbasis teknologi. Lebih jauh, kegiatan VTP ini mendukung SDGs khususnya SDGs 5 dengan mendorong kesetaraan akses pendidikan, penguatan kapasitas akademik tanpa diskriminasi gender, serta pemberdayaan sivitas akademika dalam lingkungan yang inklusif dan berdaya saing global.
Melalui kegiatan ini, diharapkan civitas akademika Fakultas Psikologi Unesa dapat memperoleh wawasan baru serta memperkuat kapasitas dalam melakukan penelitian yang inovatif, kolaboratif, dan berdampak luas, khususnya dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam kajian psikologi modern.
Editor: William


