Kisah Hari Sumitro, Alumnus Psikologi UNAIR Sukses Pimpin Dua Perusahaan Industri Strategis Nasional

SURABAYA – Hari Sumitro, S.Psi., S.T., alumnus Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (UNAIR) angkatan 1999, membuktikan bahwa lulusan psikologi mampu memimpin korporasi besar di sektor industri strategis. Saat ini, pria yang akrab disapa Harsum tersebut sukses menjabat sebagai Direktur di PT Pelayaran Trans Sarana Makmur sekaligus Direktur Utama di PT Hutan Berau Lestari.

Hari memiliki latar belakang pendidikan yang unik. Sembari kuliah di UNAIR, ia juga menuntaskan studi di jurusan Teknik Fisika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pada tahun 2003. Perpaduan ilmu psikologi dan teknik ini memberinya perspektif khas dalam memecahkan masalah.

Baca Juga:  Gubernur Khofifah Kukuhkan Shodiqin Jadi Kaper BKKBN Jatim

“Atmosfer diskusi yang egaliter di Psikologi UNAIR sangat mengasah kemampuan analisis dan keberaniannya dalam menyuarakan gagasan strategis,” ucapnya Kamis (25/6).

Karier Hari dimulai saat ia merantau ke Kalimantan Timur setelah lulus dari UNAIR pada tahun 2005. Ia mengawali kiprahnya di sektor pertambangan batubara dengan fokus pada pengelolaan personalia dan sistem rekrutmen. Berkat ketekunannya memahami karakter karyawan dari berbagai latar belakang, kariernya terus menanjak hingga dipercaya memimpin perusahaan pelayaran dan Hutan Tanaman Industri (HTI) sejak tahun 2013.

Baca Juga:  Wakil Rektor RICD Bagikan Pengalaman UNAIR Bangun Dampak Global melalui Implementasi SDGs

Dalam memimpin, Hari menerapkan pendekatan humanis atau Psikologi Industri dan Organisasi (PIO). Ia sering turun langsung ke lapangan untuk berkomunikasi dengan staf maupun kru kapal demi membangun loyalitas. Menurutnya, perhatian personal dari pemimpin sangat penting karena performa kerja yang menurun kerap dipicu oleh masalah pribadi yang belum tuntas.

Hari memegang filosofi kepemimpinan yang suportif, di mana ia ingin melihat bawahannya jauh lebih sukses dari dirinya sendiri. Ia juga berpesan kepada generasi muda untuk aktif berorganisasi demi mengasah soft skills, komitmen, dan kemampuan menyelesaikan masalah di luar bidang keilmuan linier.

Baca Juga:  Prabowo Panggil Bos PLN, 2 Pembangkit Listrik Rusak

Teks: Bagus
Editor: Bernadheta