JAKARTA- Pemerintahan Prabowo Subianto dikabarkan bakal menggunakan AI untuk sejumlah program utama. Salah satunya termasuk program makan bergizi gratis (MBG).
Hal ini dilaporkan Reuters yang mengutip draf peraturan presiden untuk adopsi AI bagi kementerian dan pemerintah daerah mulai 2026-2029. Targetnya adalah pertumbuhan ekonomi dengan pengembangan, fasilitasi dan penggunaan AI khususnya pada program prioritas presiden.
Disebutkan bahwa adopsi AI bisa meningkatkan Produk Domestik Bruto sebesar 12% atau US$366 miliar pada 2030 mendatang.
Draf itu juga menyebutkan tujuan penggunaan teknologi agar membuat Indonesia bisa lebih kompetitif dalam penggunaan AI di tingkat regional dan global, dikutip Kamis (25/6).
Sejumlah perusahaan besar dunia dilaporkan ikut dalam penyusunan aturan AI nasional Indonesia, yakni Meta, IBM, dan Microsoft. Tahun 2024, Microsoft diketahui menginvestasikan US$1,7 miliar selama beberapa tahun untuk perluasan layanan cloud dan AI di Indonesia.
Menurut Reuters AI digunakan untuk MBG dalam berbagai hal. Mulai dari merancang menu khusus daerah, memantau kebersihan dapur, memprediksi permintaan makanan dan mendeteksi penyimpangan, serta integrasi data kesehatan untuk peringatan dini dalam keadaan darurat.
Draf juga mencatat otomatisasi berbasis AI memungkinkan organisasi bisa melakukan efisiensi luar biasa serta mengurangi biaya operasional.
Teknologi AI juga akan dimanfaatkan dalam analisa pemeriksaan kesehatan pada program skrining dan tes tuberkolosis gratis di dalam negeri.
Draf aturan tinggal menunggu diteken Prabowo. Belum diketahui kapan regulasi itu akan ditandatangani.
Editor: Annelis


