Demo Mesin Printing di SPE 2026 Dipadati Pengunjung

SURABAYA – Memasuki hari ke-3 Jumat (10/7, Surabaya Printing Expo (SPE) 2026 padat pengunjung. Pengunjung berjubel melihat aksi demo dari mesin berteknologi canggih yang dipamerkan. Sinta, seorang pengunjung sangat tertarik menyaksikan teknologi terbaru yang dia lihat. Tak hanya sekadar jalan jalan, Sinta bersama suami memang berencana membeli mesin printing.

“Jadi ada usaha digital ofset. Mau nambah 1 mesin lagi tapi yang ada teknologi terbarunya,” ujarnya diwawancarai ranbitv.com.

Daud Salim CEO Krista Exhibitions sebagai penyelenggara SPE, mengaku, para pengunjung ini disuguhi pengalaman langsung (hands-on experience) melihat demonstrasi beragam teknologi mesin cetak mutakhir.

Surabaya Printing Expo 2026 menampilkan spektrum industri percetakan yang luas, antara lain: Digital Printing & Offset Printing konvensional yang efisien, Teknologi Cetak Masa Depan: Pencetakan 3D printing, UV printing, dan web-based printing system yang kini semakin canggih, cepat, serta hemat biaya.

Baca Juga:  East Food Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Targetkan 20 Ribu Pengunjung di Surabaya

“Seluruh inovasi tersebut dipamerkan langsung oleh berbagai merek ternama, baik dari dalam maupun luar negeri. Kehadiran inovasi ini memberikan wawasan mendalam bagi para pelaku usaha lokal tentang bagaimana industri percetakan global bergerak cepat menuju era digitalisasi dan otomatisasi,” sambungnya.

Surabaya Printing Expo (SPE) 2026 juga hadir sebagai wadah kolaborasi, edukasi, dan peningkatan kompetensi yang mempertemukan praktisi industri, akademisi, pelaku usaha, hingga komunitas kreatif. Melalui rangkaian seminar dan workshop, pengunjung diajak mendalami berbagai isu strategis industri percetakan, mulai dari pemanfaatan teknologi digital, pengembangan inovasi produk, hingga strategi membangun bisnis yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Baca Juga:  Surabaya Printing Expo SPE 2026 Resmi Dibuka, Dongkrak Pertumbuhan Industri Grafika

Setiap sesi dirancang untuk memperluas wawasan, membuka peluang kolaborasi, serta menciptakan jejaring bisnis yang bernilai.

“Melalui pameran ini, kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi bagi pelaku industri untuk memperkenalkan teknologi terkini, meningkatkan daya saing, serta membuka peluang kemitraan dan pasar baru yang dapat mendukung transformasi industri grafika menuju era digital yang lebih inovatif, efisien, dan berkelanjutan,” tambah Daud.

Sebagai salah satu agenda unggulan, Surabaya Printing Expo 2026 menghadirkan workshop bertajuk “Dari Ide ke Merchandise: Workshop Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Desain Merchandise Kreatif”. Workshop ini akan mengupas pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam proses kreatif, mulai dari mengembangkan ide, menciptakan desain, hingga menghasilkan merchandise yang inovatif dan memiliki nilai komersial.

Baca Juga:  Krista Gelar EastFood Indonesia Expo 2026 di Surabaya, Diikuti 180 Peserta Lintas Negara

Melalui sesi ini, para desainer, pelaku usaha, dan industri kreatif diharapkan dapat memahami bagaimana AI mampu meningkatkan efisiensi, produktivitas, sekaligus membuka peluang bisnis baru di era digital.

Komitmen Surabaya Printing Expo 2026 dalam mendorong pertumbuhan industri kreatif juga diwujudkan melalui seminar “Strategi UMKM Naik Kelas Melalui Bisnis Kreatif & Kemasan Produk”. Seminar ini akan membahas pentingnya inovasi produk, penguatan identitas merek (branding), serta desain kemasan yang menarik sebagai strategi meningkatkan daya saing UMKM.

Lebih dari itu, peserta akan memperoleh wawasan mengenai bagaimana kemasan yang efektif tidak hanya meningkatkan nilai tambah produk, tetapi juga memperkuat daya tarik di pasar nasional maupun internasional.

Teks & Foto: Bagus
Editor: William