SD Al Muslim Sinergi dengan Orang Tua Bangun Karakter Anak Hadapi Tantangan Abad 21

SIDOARJO – SD Al Muslim menggelar kegiatan parenting bertema “Membangun Karakter Anak yang Siap Hadapi Tantangan di Abad 21” pada Sabtu (1/8). Kegiatan ini menghadirkan Dr. Wiwin Hendriani, S.Psi., M.Si., dosen Fakultas Psikologi Universitas Airlangga sekaligus Ketua Ikatan Psikologi Perkembangan Indonesia (IPPI-HIMPSI) sebagai narasumber.

Kegiatan menjadi ruang bagi orang tua untuk memperkaya pemahaman tentang tumbuh kembang anak, membangun kedekatan emosional, serta memahami peran orang tua dalam pembentukan karakter. Pembahasan juga menyoroti pendampingan anak yang mulai memasuki masa transisi menuju remaja awal.

Baca Juga:  MPLS Ramah di Santa Maria, Ribuan Siswa Ikuti Prosesi Tanam Pohon Serviam

Dalam pemaparannya, Dr. Wiwin menekankan bahwa pembentukan karakter anak tidak lepas dari peran orang tua sebagai figur yang berinteraksi setiap hari.

“Membangun karakter anak sesungguhnya dimulai dari membangun karakter diri kita sendiri. Anak adalah peniru yang luar biasa. Mereka belajar bukan hanya dari nasihat, tetapi dari keteladanan yang kita hadirkan setiap hari,” ujarnya.

Pesan tersebut mengajak orang tua untuk tidak hanya fokus mengubah perilaku anak, tetapi juga melakukan refleksi diri. Kemampuan mengelola emosi, berkomunikasi, dan memberikan respons yang tepat disebut sebagai bagian penting menciptakan hubungan sehat dengan anak.

Baca Juga:  Puncak Harganas, Kemendukbangga/BKKBN Jatim Salurkan Bantuan Keluarga Risiko Stunting di Malang

Kepala SD Al Muslim Ustazah Fatimatuz Zahroh, S.Pd., M.Pd. menyampaikan penguatan karakter anak membutuhkan sinergi antara sekolah dan keluarga.

“Pendidikan karakter tidak dapat berjalan sendiri. Sekolah dan orang tua perlu berjalan bersama. Apa yang dibangun di sekolah perlu mendapatkan penguatan di rumah melalui kebiasaan, komunikasi, dan keteladanan orang tua. Karena itu, kami ingin terus membuka ruang bagi orang tua untuk belajar dan bertumbuh bersama,” jelasnya.

Kegiatan berlangsung interaktif. Para orang tua berdiskusi dan menyampaikan pertanyaan seputar komunikasi dengan anak, membangun bonding, menghadapi perubahan perilaku, hingga mengelola diri saat menghadapi tantangan pengasuhan.

Baca Juga:  KKN UNAIR Sasar Kemiskinan di Ngawi

Melalui kegiatan ini, SD Al Muslim berharap orang tua semakin memahami bahwa mendampingi tumbuh kembang anak membutuhkan kehadiran, kesabaran, komunikasi, dan keteladanan yang konsisten.

“Sebab, karakter anak tidak terbentuk dalam satu waktu. Karakter tumbuh melalui berbagai pengalaman dan interaksi yang terjadi setiap hari di rumah, di sekolah, dan di lingkungan tempat anak bertumbuh,” tutup pihak sekolah.

Editor: William