JOMBANG – Panitia Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) menggelar simulasi penyambutan dan pendaftaran peserta resmi (muktamirin) di Kompleks MTs dan MA Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Sabtu (22/8).
Simulasi dipusatkan di titik utama penerimaan muktamirin dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.
Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq mengatakan, simulasi bertujuan memberikan pelayanan terbaik sekaligus memastikan ketertiban verifikasi peserta.
“Hanya muktamirin yang terverifikasi secara sah, yang berhak mendapatkan ID Card resmi, dan diarahkan menuju lokasi penginapan yang telah ditentukan,” ujarnya.
Panitia mempraktikkan skema penanganan kedatangan yang terpusat di Gerbang Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Peserta dari Stasiun Jombang dijemput armada khusus panitia. Peserta dari Bandara Internasional Juanda diangkut menggunakan bus dan Hi-Ace hasil kolaborasi dengan Pemprov Jawa Timur. Sementara peserta kendaraan pribadi diturunkan di titik drop zone depan gerbang, dan kendaraan diarahkan ke kantong parkir khusus.
Setelah tiba, muktamirin diarahkan ke ruang holding di Kompleks Gedung MA Bahrul Ulum untuk skrining awal. Selanjutnya menuju meja registrasi akhir di Kompleks Gedung MTs Bahrul Ulum untuk verifikasi dokumen dan pencetakan ID Card. Setelah registrasi, peserta diantar ke penginapan (tower) menggunakan becak listrik dan golf car.
Tahap terakhir adalah pergerakan peserta dari penginapan menuju venue utama untuk pendaftaran masuk Sidang Pleno I.
Uji coba ini melibatkan Panitia Lokal Bahrul Ulum Tambakberas bersama Panitia Daerah bentukan PBNU yang mengintegrasikan PWNU Jawa Timur dan PCNU Kabupaten Jombang. Bidang yang terlibat meliputi Kesekretariatan, Keamanan, Transportasi, dan PIC Penginapan.
“Dari simulasi hari ini, ada beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki, karena memang hari ini baru awal. Akan terus kita perbaiki, dan Insya Allah akan lebih matang lagi,” kata Gus Rozaq.
Editor: William


