Kepala BGN Baru Sudaryono Terapkan Zero Tolerance untuk Korupsi

JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan akan menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap praktik korupsi dan penyimpangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia juga memastikan tidak akan ada lagi praktik “hanky panky” maupun tindakan yang merugikan keuangan negara di lingkungan BGN. Istilah ini merujuk pada praktik kecurangan, tipu daya, hingga perbuatan curang.

“Doakan kami semua untuk bisa amanah dan menjalankan program ini dengan sebaik-baiknya, zero tolerance untuk praktik-praktik korupsi dan hanky panky dan copet-copetan,” kata Sudaryono usai dilantik sebagai kepala BGN di Istana Negara di Jakarta Pusat, Rabu (22/7).

Baca Juga:  Setelah Satu Dekade, PKB Merapat ke Kantor PCNU Surabaya

Sudaryono mengatakan dirinya akan memprioritaskan pembenahan tata kelola di tubuh BGN. Menurutnya, seluruh proses kerja harus dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan mengingat program MBG menggunakan anggaran negara yang bersumber dari masyarakat.

Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur
Ia mengatakan setiap rupiah yang dikeluarkan harus benar-benar digunakan sesuai tujuan program, yakni menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan lanjut usia.

Baca Juga:  Prabowo Anugerahi PM India Modi Bintang Republik Indonesia Adipurna

“Yang tidak transparan harus kita buat transparan. Mungkin kalau ada yang masih manual bagaimana caranya supaya tidak manual atau bisa secara digital ada rekodnya. Dan yang sembunyi-sembunyi tidak boleh lagi terjadi dan segalanya harus terang benderang,” ujarnya.

Editor: William