SURABAYA – Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur (BI Jatim) menggelar Festival Tabligh Akbar di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Jumat (25/9) malam.
Kegiatan ini menjadi rangkaian pembuka Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Regional Jawa 2026 yang merupakan bagian dari persiapan menuju 11th Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) di Jakarta.
Kepala Perwakilan BI Jatim Ibrahim mengatakan ekonomi syariah tidak hanya terbatas pada perbankan dan pembiayaan syariah, melainkan pada implementasi nilai-nilai fundamental seperti mencari rezeki halal serta kontribusi sosial melalui zakat, infak, dan sedekah.
“Melalui Fesyar Jawa 2026, BI Jatim berkomitmen mendorong ekosistem ekonomi yang berlandaskan semangat kebaikan tersebut,” ujar Ibrahim.
Fesyar Jawa 2026 mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital”.
Dalam Tabligh Akbar tersebut, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf memberikan tausiyah dan memimpin shalawat bersama ribuan jemaah. Ia mengajak pelaku UMKM meneladani Rasulullah SAW dan menekankan esensi perdagangan dalam Islam adalah saling menolong.
Acara dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa beserta jajaran terkait.
Fesyar Jawa 2026 berlangsung selama tiga hari, 25-27 September 2026, di tiga lokasi yaitu Grand City Convention & Exhibition sebagai pusat utama, Masjid Al Akbar untuk kegiatan keagamaan, dan kompetisi industri halal.
Teks: Bagus
Editor: Lilicya


