SURABAYA – Wisudawan terbaik Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Vanessa Aulia Syifa Yudiasmara menciptakan sistem digital untuk membantu penanganan pascabencana.
Mahasiswa D4 Manajemen Informatika itu mengembangkan website yang dapat menentukan prioritas penanganan kerusakan infrastruktur agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi lebih terarah.
Vanessa mengatakan ide tersebut bermula dari obrolan dengan ayahnya yang bekerja di bidang kebencanaan. Ia melihat proses pencatatan dan penentuan prioritas penanganan masih dilakukan secara manual.
“Untuk perekapan penanganan pascabencana di bidang infrastruktur, prosesnya masih dilakukan secara manual menggunakan Excel. Jadi, belum ada data yang terpusat,” kata Vanessa, Sabtu (26/9/2026).
Dari kondisi tersebut, ia membuat sistem berbasis website dengan fitur utama penentuan skala prioritas menggunakan metode ARAS (Additive Ratio Assessment). Data yang dimasukkan akan diproses sehingga menghasilkan peringkat prioritas berdasarkan aspek penilaian.
“Di dalam website saya ada fitur penentuan prioritas. Ada sistem eliminasi dan ranking. Jadi, urgensi penanganan bencana bisa ditentukan berdasarkan skala prioritas,” jelasnya.
Ia mencontohkan ketika terjadi kerusakan seperti jalan roboh atau banjir, data kerusakan direkap ke dalam sistem untuk menentukan fasilitas atau proyek yang perlu ditangani lebih dahulu.
Selain fitur prioritas, website itu juga dilengkapi fitur pengelolaan proyek untuk memperbarui data, memantau progres pekerjaan, hingga memasukkan biaya penanganan.
“Selain penentuan prioritas, di dalam sistem juga ada pengelolaan proyek. Datanya bisa diperbarui dan progres proyek juga bisa dilihat,” ujarnya.
Teks: Bagus
Editor: Lilicya


