SURABAYA – Perusahaan penyedia layanan internet berbasis fiber optik, Biznet, berkomitmen untuk terus memperluas jaringan dan memperkuat penetrasi pasar di wilayah Jawa Timur. Hal ini disampaikan dalam acara buka puasa bersama media yang digelar di Gedung Biznet, Jalan Sumatera, Surabaya, Kamis (5/3).
Senior Manager Area Jatim Biznet, Andhika Winarno, mengungkapkan bahwa saat ini jumlah home pass atau rumah yang terjangkau jaringan fiber Biznet di Jawa Timur telah melampaui angka 500 ribu titik. Dari jumlah tersebut, tingkat penetrasi pelanggan tercatat berada di kisaran 30 persen.
“Selama diizinkan oleh stakeholder di wilayah tersebut, kami pasti membangun jaringan. Internet sekarang sudah menjadi kebutuhan utama masyarakat,” ujar Andhika dalam sambutannya.
Secara nasional, Biznet telah mengelola sekitar 3 hingga 4 juta home pass dengan rata-rata penetrasi pelanggan sebesar 30 persen. Khusus untuk pasar Jawa Timur, Biznet mematok target ambisius dengan menambah 50 ribu hingga 100 ribu home pass baru hingga akhir tahun ini.
Andhika menjelaskan bahwa sektor retail atau rumah tangga masih mendominasi pasar Biznet dengan kontribusi mencapai 80–90 persen secara nasional. Sementara itu, sisanya berasal dari sektor bisnis dan industri. Ia menilai keunggulan teknologi fiber optik yang stabil menjadi daya tarik utama dibandingkan jaringan seluler.
“Untuk internet yang paling stabil saat ini masih di fiber. Kebutuhan pelanggan sekarang sangat besar, terutama untuk aktivitas upload, streaming, hingga gaming,” jelasnya.
Selain fokus pada infrastruktur, Biznet juga aktif melakukan pendekatan pemasaran melalui dukungan pada berbagai kegiatan masyarakat, seperti event olahraga dan komunitas. Menurut Andhika, hampir semua kegiatan saat ini membutuhkan koneksi internet yang mumpuni.
Terkait isu keamanan, Biznet menjamin perlindungan data pelanggan dengan mengikuti regulasi ketat dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI.
“Perusahaan juga menerapkan pembatasan akses internal terhadap data sensitif guna memastikan privasi pengguna tetap terjaga,” tandasnya.
Sementara itu, Regional Manager Biznet Surabaya, Adil Perkasa, menambahkan bahwa performa brand funnel Biznet menunjukkan tren positif. Saat ini, total awareness mencapai 57%, dengan kenaikan signifikan pada aspek consideration (21%), pengguna aktif/pernah menggunakan (15-16%), dan tingkat rekomendasi pelanggan (16%).
“Selain itu, indikator Top of Mind melonjak dari 9% menjadi 14%, membuktikan bahwa Biznet semakin menjadi pilihan utama dan lebih mudah diingat oleh konsumen dalam layanan internet,” tegasnya.
Penulis: Bagus
Editor: Lilicya


