Hebat! Delapan Siswa SD Mudipat Raih Nilai Sempurna 100 di TKA 2026

SURABAYA – Tercatat delapan siswa kelas VI SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) berhasil mengukir prestasi gemilang dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Delapan siswa tersebut sukses meraih nilai sempurna 100 pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia.

Secara keseluruhan, TKA 2026 ini diikuti oleh 230 siswa kelas VI Mudipat dari kelas 6A hingga 6I. Seluruh peserta berhasil lulus dengan predikat mulai dari Baik hingga Baik Istimewa.

Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, tercatat 161 siswa mendapat predikat Baik dan 10 siswa meraih predikat Baik Istimewa. Sementara pada mata pelajaran Matematika, sebanyak 84 siswa mendapat predikat Baik dan 12 siswa mengantongi predikat Baik Istimewa.

Nilai sempurna 100 pada mata pelajaran Matematika diraih oleh lima siswa, yaitu:

Baca Juga:  SD Mudipat Kelola 11 Sapi dan 65 Kambing, Distribusikan 1.800 Kantong Daging hingga Luar Kota

• Oi Aditya Bhadra Wiranaya (6D)

• Himmatul Aliya Hafidzoh Al Baqi (6I)

• Ahmad Zufar Wirasatya (6D)

• Haryasatya Aksana (6C)

• MuhammReyhan Alkhair (6B)

Sedangkan nilai sempurna 100 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia diraih oleh tiga siswi, yaitu:

• Raisya Mumtaz Sakhi (6D)

• Ahnaf Zabir Nurdiyanto (6C)

• Anindita Sarahnova Suriaadibrata (6H)

Ustaz Edy dan Ustaz Farid saat memotivasi siswa agar senantiasa fastabiqul khoirot, Kamis (4/6) di Gedung TMB Mudipat.

Kepala SD Mudipat, Ustaz Edy Susanto, menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian luar biasa ini. Menurutnya, hasil ini merupakan buah dari kerja keras, kerja cerdas, serta kepatuhan siswa terhadap bimbingan guru dan orang tua.

“Ini prestasi membanggakan, meraih nilai istimewa 100. Ustaz Edy senang dan bangga kepada kalian. Sekolah juga sangat bangga. Harapan kita, kalian bisa terus meraih prestasi akademik maupun non-akademik. Tetap semangat, semoga sukses dan bermanfaat,” ujar Ustaz Edy, Kamis (4/6).

Baca Juga:  Al Muslim Student Fair, Tanamkan Kreativitas dan Jiwa Wirausaha Siswa

Ustaz Edy menambahkan bahwa sekolah memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada delapan siswa tersebut agar menjadi inspirasi bagi siswa lainnya. Keberhasilan ini juga membuktikan bahwa materi kurikulum yang disampaikan oleh guru dapat dipahami dengan sangat baik oleh para siswa.

Pihak sekolah menegaskan bahwa prestasi ini tidak diraih secara instan. SD Mudipat menerapkan sistem pembelajaran aktif tanpa jam kosong. Para guru di semua jenjang kelas terus di-upgrade kompetensinya melalui pembinaan kurikulum serta mengikuti camp khusus pembuatan soal TKA.

Baca Juga:  Gali Potensi Siswa, SMP Muhammadiyah 11 Surabaya Gelar Muven Skills Competition

“TKA sekarang menggunakan soal nalar kritis untuk menguji numerasi (Matematika) dan literasi (Bahasa Indonesia), jadi tidak ada lagi soal hafalan. Kami berharap tahun depan nilai dan kompetensi literasi serta numerasi siswa bisa lebih baik lagi,” jelas Ustaz Edy.

Salah satu peraih nilai sempurna Bahasa Indonesia, Raisya (6D), mengungkapkan rasa syukurnya. Ia mengaku kunci suksesnya adalah rajin belajar dan bimbingan penuh dari para guru.

“Pertama memang rajin belajar. Tapi karena ustaz dan ustazah guru SD Mudipat, kami semua bisa dapat nilai 100,” ungkap Raisya gembira.

Senada dengan Raisya, Aksan (6C) yang meraih nilai 100 di mata pelajaran Matematika juga mengakui dampak positif dari gemblengan intensif di sekolah.

“Saya diwajibkan setiap hari minimal 1 sampai 2 jam latihan Matematika dengan didampingi guru. Alhamdulillah, akhirnya bisa dapat nilai 100,” tutur Aksan.

Teks & Foto: Bagus
Editor: Bernadheta