PDUF MUI Jatim Gelar Laylat Al Qadr Foresight, Gebrakannya Jadi Percontohan Nasional

SURABAYA – Komisi Pengembangan Dana Umat dan Filantropi Majelis Ulama Indonesia (PDUF MUI) Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan “Lailat Al Qadr Foresight dan Silaturahmi” di Hotel Surabaya Suite, Senin (16/3). Meski belum dikukuhkan secara resmi, komisi ini dinilai telah melakukan gebrakan besar dalam pemberdayaan ekonomi umat.

Ketua PDUF MUI Jatim, KH Miftah Jauhari, menyampaikan bahwa pihaknya telah tancap gas menjalankan sejumlah program kerja. Beberapa di antaranya meliputi penyaluran santunan untuk 2.026 penerima, pelaksanaan khitanan massal, hingga aktif dalam edukasi melalui kegiatan podcast.

Baca Juga:  Hore! Kemenaker Pastikan Ojol Dapat Bonus Lebaran 2026

“Kami melaporkan kegiatan yang telah dilakukan meski pengurus belum dikukuhkan. Ada program santunan 2.026, khitanan massal, dan podcast. Kami mohon doa dan restunya agar terus istiqomah,” ujar KH Miftah.

Apresiasi tinggi datang dari Sekretaris MUI Jatim, KH M. Hasan Ubaidillah. Ia menyebut PDUF MUI Jatim memiliki ritme kerja yang sangat cepat dan inovatif. Menurutnya, aksi nyata seperti khitanan massal bagi 250 anak dan santunan ribuan paket telah menjadi percontohan di tingkat nasional.

Baca Juga:  UNESA Bagikan 99.000 Porsi Buka Puasa Gratis, Habiskan 7,7 Ton Beras

“Komisi PDUF MUI Jatim luar biasa, larinya kenceng, gebrakannya luar biasa. Ini jadi percontohan nasional dan level tarafnya memang sudah nasional, sangat penting untuk dilanjutkan,” tegas KH Hasan.

Ia juga menambahkan bahwa langkah PDUF MUI Jatim mendapat respons positif dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, khususnya Emil Elestianto Dardak. Kolaborasi antara ulama dan pemerintah ini diharapkan terus berlanjut demi kemaslahatan umat.

Baca Juga:  Katib Aam PBNU Dorong PDUF MUI Jatim Tingkatkan Derajat Ekonomi Umat

Terkait status kepengurusan, KH Hasan menjelaskan bahwa pengukuhan PDUF MUI Jatim akan dilaksanakan bersamaan dengan agenda Halal Bihalal mendatang. Hal ini dikarenakan kepengurusan MUI Jatim periode terbaru juga baru berjalan tiga bulan dan sedang menunggu jadwal pengukuhan resmi.

MUI Jatim berkomitmen untuk terus mendukung penuh langkah PDUF dalam memastikan umat Islam memiliki keberdayaan ekonomi yang kuat di masa depan.

Editor: William