SIDOARJO – SD Al Muslim sukses menggelar Kids Entrepreneurship Day (KED) dalam rangkaian Al Muslim Student Fair tahun ajaran 2025/2026 selama dua hari di lingkungan sekolah. Kegiatan ini bertujuan menanamkan kreativitas dan karakter preneur (wirausaha) kepada para siswa sejak dini melalui praktik langsung di lapangan.
Selama acara berlangsung, para siswa dibebaskan menentukan dan menjual aneka produk hasil ide mandiri mereka, seperti makanan, minuman, hingga kerajinan tangan. Kebebasan ini diberikan agar anak-anak dapat belajar mengenali kebutuhan pasar dan peluang bisnis di lingkungan sekitar mereka.
Kepala SD Al Muslim, Ustazah Fatimatuz Zahroh, S.Pd., M.Pd., menegaskan pentingnya pembelajaran nyata ini untuk perkembangan siswa di era modern. Menurutnya, anak-anak membutuhkan ruang untuk mencoba, berproses, dan belajar langsung dari pengalaman agar materi lebih mudah dipahami dan membekas.
“Melalui kegiatan seperti ini, siswa tidak hanya belajar tentang jual beli, tetapi juga belajar percaya diri, berkomunikasi, bekerja sama, serta berani melihat peluang di sekitar mereka,” ujar Fatimatuz Zahroh, Rabu (13/5).
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SD Al Muslim, Ustazah Kusnanik Sulandari, S.Pd., mengapresiasi antusiasme para peserta didik. Ia menyatakan bahwa anak-anak memiliki kemampuan yang luar biasa dan merasa bangga saat diberi kesempatan menunjukkan hasil jualan mereka.
Melalui simulasi bisnis ini, para siswa aktif melatih kemampuan komunikasi (communicative) saat mempromosikan dagangan kepada pembeli. Mereka juga belajar manajemen dan kolaborasi (managing and collaboration) dengan menyusun strategi bersama teman kelompok serta menghitung modal, harga jual, dan estimasi keuntungan.
Kegiatan KED ini dirancang selaras dengan visi SD Al Muslim untuk mencetak generasi fil ard rahmatan lil alamin yang membawa manfaat bagi lingkungan. Seluruh prosesnya mengintegrasikan dimensi Profil Al Muslim, mulai dari aspek spiritual (spiritually rich), kepedulian (caring and sharing), tanggung jawab (responsibility), hingga kejujuran (integrity).
Selain itu, ajang ini turut mengasah kemampuan berpikir kritis (critical thinking), penguasaan teknologi promosi (technology skills), penentuan target (goal setting), hingga inovasi berkelanjutan (continuous learning and innovate). Melalui Al Muslim Student Fair, sekolah membuktikan komitmennya dalam menyeimbangkan capaian akademik dengan pembentukan karakter serta keterampilan hidup (life skills) siswa.
Editor: William


