Group Astra Surabaya Gelar Media Gathering 2026, Kembangkan Program Desa Sejahtera

SURABAYA – Group Astra Surabaya kembali menggelar kegiatan Mini Media Gathering 2026 sebagai upaya memperkuat sinergitas dan menjaga tali silaturahmi bersama insan media. Acara yang mengusung tema “Tingkatkan Kebersamaan, Kuatkan Solidaritas” ini berlangsung di Surabaya pada Kamis (18/6).

Koordinator Wilayah (Korwil) Group Astra Surabaya, Albertus Yonathan, menjelaskan bahwa agenda tahunan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan baik dengan media, sekaligus menyampaikan berbagai pembaruan terkait program kontribusi sosial Astra yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“Salah satu kegiatan utama yang kami sampaikan adalah komitmen Astra dalam mendukung perkembangan industri pariwisata dan modernisasi. Salah satunya direalisasikan melalui program Desa Sejahtera Astra (DSA) Desa Les yang berlokasi di Buleleng, Bali,” ujar Albertus yang juga menjabat sebagai Kepala Cabang AUTO2000 Kertajaya Surabaya.

Baca Juga:  Rupiah Anjlok, Bank Indonesia Naikkan BI-Rate Jadi 5,50 Persen 

Melalui program DSA, Desa Les berhasil bertransformasi menjadi desa wisata berbasis masyarakat yang sukses mempertahankan identitas lokal serta keberlanjutan alamnya. Desa pesisir ini dikenal memiliki bentang alam yang lengkap, mulai dari perbukitan hijau, dataran subur, hingga garis pantai yang dimanfaatkan warga untuk sektor pertanian, perikanan, dan produksi garam tradisional.

Wakil Korwil Group Astra Surabaya sekaligus Branch Manager Asuransi Astra Surabaya, Fahmi, menambahkan bahwa sejak bergabung dengan program DSA pada tahun 2024, Desa Les telah mengintegrasikan program pengembangan masyarakat lewat empat pilar kontribusi sosial Astra, yaitu Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan, dan Kewirausahaan.

Baca Juga:  Pertamina Tambah Pasokan 922 Ribu LPG 3Kg di Jatim Selama Libur Tahun Baru Islam

“Program intervensi ini telah menjangkau lebih dari 800 warga setempat, mendorong kenaikan pendapatan masyarakat hingga 25%, menyerap puluhan tenaga kerja baru, serta membantu penyerapan pasar terhadap produk lokal hingga 100%,” ungkap Fahmi.

Dalam implementasinya, pilar kesehatan berfokus pada dukungan posyandu, edukasi kehamilan, dan pemberian makanan tambahan untuk menekan angka stunting. Di sektor pendidikan, generasi muda dibekali kelas bahasa Inggris dan pelatihan kapasitas pariwisata guna menyiapkan pemandu lokal (local guide) berskala internasional.

Baca Juga:  East Food Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Targetkan 20 Ribu Pengunjung di Surabaya

Sementara itu, pilar lingkungan diwujudkan melalui aksi konservasi dan transplantasi terumbu karang, pengelolaan sampah berbasis warga, serta produksi pupuk kompos. Pada pilar kewirausahaan, Astra mendampingi warga untuk terus melestarikan tradisi pembuatan garam tradisional secara turun-temurun.

Melalui kolaborasi di Desa Sejahtera Astra Desa Les ini, Astra berharap dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi regional sekaligus menjaga keseimbangan antara kemajuan zaman, kelestarian lingkungan, dan identitas budaya lokal. Langkah nyata ini sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.

Teks & Foto: Bagus
Editor: Lilicya