inDrive Dorong Keseimbangan Tarif dan Perlindungan Pengemudi di Kawasan APAC

JAKARTA — Platform mobilitas global, inDrive, menekankan pentingnya keseimbangan antara tarif, komisi, dan perlindungan pengemudi di kawasan Asia Pasifik (APAC). Langkah ini diambil untuk merespons meningkatnya tuntutan transparansi dan keadilan dari para pengemudi di tengah perubahan regulasi serta kondisi ekonomi. 

Regional Director APAC inDrive, Mark Tolley, menyatakan bahwa dinamika aksi pengemudi di berbagai negara mencerminkan kebutuhan mendesak akan ekosistem industri yang lebih adil. Meskipun tantangan biaya operasional serupa di beberapa negara, inDrive tetap menyesuaikan pendekatan global mereka dengan regulasi dan kondisi ekonomi lokal di masing-masing pasar. 

Baca Juga:  UIT JBM Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas

“Model penentuan harga berbasis negosiasi memberikan fleksibilitas bagi pengemudi untuk menyesuaikan tarif sesuai kondisi aktual,” ujar Mark Tolley dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/5/2026). Model negosiasi langsung antara pengemudi dan penumpang ini diterapkan sebagai solusi fleksibel untuk menghadapi kenaikan harga bahan bakar. 

Di Indonesia, inDrive memperkuat hubungan dengan komunitas melalui penyediaan driver lounge di beberapa kota sebagai wadah aspirasi langsung. Selain itu, perusahaan terus mengembangkan fitur keamanan aplikasi untuk melindungi pengemudi dan penumpang, sekaligus menjaga struktur komisi tetap kompetitif. 

Baca Juga:  PDUF MUI Jatim Kolaborasi dengan Pemkot Madiun, Kembangkan Ekonomi Kreatif Santri

inDrive menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan komunitas pengemudi adalah kunci utama. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan kebijakan yang relevan dan membangun ekosistem ride-hailing yang berkelanjutan di Indonesia serta kawasan Asia Pasifik. 

Editor: William