Wisudawan FIP UNESA Ciptakan Game Edukatif Nina’s Smart Choice untuk Siswa SD

SURABAYA – Menjadi wisudawan terbaik bukan sekadar soal capaian akademik. Bagi Iftitah Rahma Safira, predikat wisudawan terbaik Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menjadi bagian dari perjalanan panjang selama menempuh pendidikan.

Mahasiswa FIP UNESA itu memilih dunia pendidikan sebagai ruang mengembangkan ilmu sekaligus mempersiapkan diri menjadi pendidik.

Dalam tugas akhirnya, Iftitah menciptakan “Nina’s Smart Choice”, game edukatif berbasis web untuk membantu siswa kelas IV memahami materi kebutuhan dan keinginan.

Baca Juga:  Selamat! Dua Faskes Surabaya Raih Seva Paramahita Award 2026

Materi dikemas melalui permainan sehingga siswa dapat mempelajarinya dengan pendekatan lebih interaktif dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Penelitian Iftitah menunjukkan penggunaan game tersebut dapat membantu meningkatkan hasil belajar IPAS. Media itu juga menjadi alternatif untuk menciptakan proses belajar yang lebih kontekstual dan menarik.

“Game ini membantu siswa memahami perbedaan kebutuhan dan keinginan lewat permainan yang interaktif,” ujarnya, Sabtu (26/9).

Perjalanan menyelesaikan skripsi tidak sepenuhnya mudah. Iftitah sempat mengalami kejenuhan. Untuk menjaga semangat, ia melakukan aktivitas di luar rutinitas akademik, seperti berjalan-jalan atau mengerjakan tugas bersama teman.

Baca Juga:  Yayasan Al Kahfi Surabaya Gelar ESA 1, Bentuk Karakter Tangguh Pelajar

Pengalaman lapangan turut memperkaya pandangannya. Saat mengikuti KKN di Banyuwangi dan Program Surabaya Mengajar di SDN Pagesangan Surabaya, ia melihat langsung perbedaan kondisi antarsekolah.

Tidak semua sekolah memiliki fasilitas dan kondisi pembelajaran yang sama. Namun keterbatasan tersebut tidak menghilangkan semangat anak-anak untuk belajar.

“Pengalaman di lapangan justru semakin memperkuat keinginan saya untuk menekuni profesi guru,” katanya.

Setelah lulus, Iftitah berencana melanjutkan Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan mengikuti seleksi CPNS.

Baca Juga:  Unusa - ITS Teken MoU, Buka Peluang Mahasiswa Raih 2 Ijazah dalam 5 Tahun

“Kini setelah menyandang gelar lulusan terbaik, saya membawa pengalaman serta tekad untuk melanjutkan perjalanan sebagai calon pendidik,” ujarnya.

Teks: Bagus
Editor: Lilicya