BI Jatim Dorong Investasi Berkelanjutan Lewat EJIF 2026, Catat Komitmen Rp2,4 Triliun

SURABAYA – Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan East Java Investment Forum (EJIF) 2026 di Surabaya, 1-2 Oktober 2026. Forum tahun ini mengusung tema “Empowering East Java as Indonesia’s New Growth Engine through Strategic and Sustainable Investment”.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Ibrahim, mengatakan momentum investasi Jawa Timur perlu terus didukung melalui sinergi dan kolaborasi.

“Investasi tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, namun berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan pengentasan kemiskinan,” tegas Ibrahim dalam siaran pers yang diterima ranbitv.com Senin (5/10).

Baca Juga:  Purbaya Dicopot, Menkeu Diganti Suahasil Nazara

Menurutnya, kondisi investasi yang baik dikombinasikan dengan keberlanjutan fiskal, stabilitas sistem keuangan, dan sistem pembayaran menjadi kunci pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, yang hadir langsung menyampaikan Pemerintah Provinsi bersama Kabupaten/Kota terus memperkuat dukungan terhadap investasi.

“Modal dasar yang kuat, sektor manufaktur dan pertanian, menjadi daya tarik investasi di Jawa Timur,” ucap Emil.

Kolaborasi tersebut menghasilkan nilai kesepakatan investasi senilai Rp2,4 triliun melalui 12 komitmen investasi di Jawa Timur.

Baca Juga:  Menteri UMKM Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Mandiri

EJIF 2026 mempertemukan pelaku usaha, calon investor, project owner, pemerintah daerah, dan lembaga keuangan. Kegiatan ini dihadiri investor domestik dan internasional dari Inggris, Belanda, Australia, Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, Singapura, dan Malaysia.

Dalam forum tersebut, ditawarkan 28 proyek Investment Project Ready to Offer (IPRO) dengan total nilai Rp73,7 triliun yang mencakup sektor manufaktur, pariwisata, infrastruktur, dan agroindustri. Selain itu, ditawarkan 7 kawasan industri/kawasan ekonomi khusus, 80 aset potensial milik pemerintah daerah, serta berbagai proyek potensial perbankan.

Baca Juga:  DJP Jatim Lelang 69 Aset Sitaan Senilai Rp29,82 Miliar

Rangkaian EJIF juga dilengkapi diskusi panel yang menghadirkan narasumber dari Danantara Indonesia, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, serta KADIN Jawa Timur yang membahas prospek Indonesia dan Jawa Timur serta peran pemerintah dalam mendukung investasi.

Teks: Bagus
Editor: Lilicya