KPK Gelar Safari Keagamaan Antikorupsi di Kemenag Jatim

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur (Kanwil Kemenag Jatim) menyambut dan mendukung pelaksanaan Safari Keagamaan Antikorupsi yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) melalui Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat (Permas). Kegiatan bertema “Strategi Trisula Pencegahan Korupsi Bidang Keagamaan” ini dilaksanakan secara hybrid di Aula Kanwil Kemenag Jawa Timur, Selasa (13/1).

Pimpinan KPK RI, Ibnu Basuki Widodo, hadir sebagai narasumber utama dan menyampaikan materi mengenai strategi Trisula Pencegahan Korupsi yang meliputi pendidikan, pencegahan, penindakan, serta penguatan peran serta masyarakat.

“Integritas harus ditanamkan sejak dini dan dirawat secara berkelanjutan. Melalui pendidikan, seseorang akan memiliki kesadaran untuk tidak melakukan korupsi,” ungkapnya.

Pada aspek pencegahan, Ibnu menekankan pentingnya perbaikan sistem. Menurutnya, pencegahan korupsi dilakukan dengan membangun sistem yang tertutup terhadap peluang terjadinya tindak pidana korupsi. Sementara pada aspek penindakan, ia menyebutkan bahwa langkah tersebut bertujuan memberikan efek jera, dengan dukungan peran aktif masyarakat.

Baca Juga:  PDIP Rakernas Januari 2026, Soroti Isu Lingkungan

Dalam paparannya, Ibnu juga menjelaskan 30 bentuk tindak pidana korupsi yang dikelompokkan ke dalam tujuh kategori, serta menegaskan pentingnya penerapan sembilan nilai integritas Aparatur Sipil Negara (ASN), yakni jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras.

Terkait kolaborasi, Ibnu menyampaikan bahwa Kementerian Agama merupakan mitra strategis KPK dalam upaya pendidikan dan pencegahan korupsi. Sejumlah program kerja sama yang telah dilaksanakan pada tahun 2025 antara lain penyelenggaraan e-learning gratifikasi, Safari Keagamaan Antikorupsi di beberapa Kanwil Kemenag, serta penerbitan buku Peran Serta Masyarakat dalam Pemberantasan Korupsi Menurut Perspektif Agama di Indonesia.

Baca Juga:  Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag Jatim Komitmen Tingkatkan Integritas Melayani Umat

Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, menyampaikan apresiasi atas kehadiran KPK RI yang dinilai memberikan penguatan signifikan terhadap komitmen integritas di lingkungan ASN Kementerian Agama. Menurutnya, forum ini menjadi ruang strategis untuk memperdalam pemahaman sekaligus menguatkan implementasi nilai-nilai antikorupsi dalam tata kelola pemerintahan.

Ia menegaskan bahwa integritas bukan sekadar prinsip moral, melainkan fondasi utama dalam penyelenggaraan layanan publik yang bersih dan akuntabel.

“Jabatan merupakan amanah, bukan fasilitas. Oleh karena itu, harus dijalankan sebaik-baiknya sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku,” tegasnya.

Baca Juga:  PDIP Tolak Pilkada Melalui DPRD

Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Bagian Tata Usaha, para Kepala Bidang, serta para Pembimbing Masyarakat di lingkungan Kanwil Kemenag Jawa Timur. Hadir pula Kepala Kantor dan Kepala Subbag Tata Usaha Kemenag Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, pimpinan organisasi profesi dan kelompok kerja, di antaranya Ketua APRI Jawa Timur, Ketua IPARI Jawa Timur, Ketua KKM MIN/MTsN/MAN Jawa Timur, serta Ketua Pokjawas Madrasah dan PAIS Jawa Timur.

Melalui Safari Keagamaan Antikorupsi ini diharapkan dapat semakin memperkuat budaya integritas di lingkungan ASN Kementerian Agama, mendorong pencegahan korupsi melalui edukasi dan perbaikan sistem, serta meningkatkan peran serta masyarakat keagamaan dalam mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Editor: William

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *