PLN Luncurkan Baruna, Dukung Konservasi Terumbu Karang Bali

KARANGASEM — PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) meluncurkan Program BARUNA (Bali Restorasi Untuk Alam & Nusantara) di kawasan Labuan Amuk, Kabupaten Karangasem, Bali. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini bertujuan untuk mendukung konservasi ekosistem terumbu karang di wilayah tersebut.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Manager Komunikasi & TJSL PLN UIT JBM, Agustin Kusmawati, bersama Manager Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Bali, Made Gita Mardika, kepada Ketua Yayasan Ecoway Conservation, Gagah Gumilar, selaku mitra pelaksana pada Selasa (23/6).

Baca Juga:  PLN UIT JBM Tingkatkan Sistem Proteksi Petrokimia Gresik

Melalui program ini, PLN UIT JBM memfasilitasi pembuatan media restorasi terumbu karang. Fasilitas tersebut meliputi struktur meja apung, struktur pohon karang, instalasi bawah laut, penyediaan bibit karang, hingga pemindahan dan penanaman karang. Selain itu, PLN juga menyediakan storybook sebagai media edukasi lingkungan bagi masyarakat dan generasi muda.

General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, menyatakan bahwa Program BARUNA merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Baca Juga:  Jelang Hari Kesaktian Pancasila, PLN Perkuat Keandalan Kelistrikan di Pasuruan

“Terumbu karang yang sehat akan menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan sektor perikanan, pariwisata bahari, serta perekonomian masyarakat pesisir,” ujar Ika secara terpisah.

Program BARUNA diharapkan mampu meningkatkan kualitas ekosistem laut sebagai habitat biota dan pelindung alami garis pantai. Dalam jangka panjang, program yang sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ini ditargetkan dapat mendongkrak produktivitas perikanan dan membuka lapangan pekerjaan baru melalui sektor wisata bahari.

Baca Juga:  XPENG Hadir di GIIAS Surabaya 2026, Pamer New X9 dan G6 Pro

Teks: Bagus
Editor: Lilicya