Pasar Murah Ramadan Surabaya, Khofifah: Stabilkan Harga Bahan Pokok

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa kembali menggelar Pasar Murah titik ke-25 di depan Masjid At Taqwa Jemur Wonosari Surabaya, Selasa (24/2).

Pasar murah ini merupakan bagian dari langkah konkret yang dilakukan Gubernur Khofifah untuk mengendalikan inflasi dan stabilisasi harga kebutuhan pokok selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri

Lebih lanjut, pasar murah juga menjadi salah satu instrumen intervensi Pemprov Jatim untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga saat hari besar keagamaan.

Baca Juga:  Kemenhub Siapkan 401 Bus Gratis Lebaran 1447 H

Khofifah menjelaskan, pelaksanaan pasar murah Pemprov Jatim berjalan beriringan dengan program serupa yang digelar pemerintah kabupaten/kota. Menurut dia, kehadiran pasar murah ini bersifat melengkapi upaya yang sudah dilakukan daerah

“Ini pasar murah yang ke-25 yang dilakukan oleh Pemprov Jawa Timur. Kita pada dasarnya berseiring dengan apa yang dilakukan kabupaten/kota, jadi sifatnya ini melengkapi,” ujarnya.

Dia juga menegaskan agar lokasi pasar murah dipilih jauh dari pasar tradisional, sehingga tidak mengganggu aktivitas pedagang. Sebaliknya, pasar murah diarahkan mendekat ke kawasan perkampungan agar jangkauannya lebih luas dan memudahkan masyarakat.

Baca Juga:  Gabungnya RI ke Board of Peace tak Berkaitan dengan Nego Tarif AS

“Dan, saya selalu berpesan supaya tempatnya jauh dari pasar tradisional dan mendekatkan jangkauan di perkampungan-perkampungan,” katanya.

Khofifah berharap pasar murah dapat memberikan penguatan pemenuhan logistik bagi keluarga selama Ramadan. Ia menambahkan, kebutuhan masyarakat dipastikan akan meningkat menjelang Lebaran.

“Kita tahu nanti menjelang Lebaran juga peningkatan pemenuhan kebutuhan juga akan makin tinggi, maka Insya Allah kita akan terus melakukan, tentu berseiring dengan apa yang dilakukan oleh bupati/walikota,” tukasnya.

Baca Juga:  BI Target 17 Miliar Transaksi QRIS pada 2026, Ekspansi ke 8 Negara dan 45 Juta Merchant

Editor: William