Pegadaian Surabaya Luncurkan Program Pande Emas di Lumajang Berdayakan Pengrajin

LUMAJANG – PT Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya meluncurkan program Pande Emas di Kabupaten Lumajang sebagai upaya memberdayakan pengrajin emas sekaligus memperkuat ekosistem bullion service.

Kick Off dan Sosialisasi Pande Emas Kanwil Surabaya digelar di Lumajang, Rabu (19/8/2026), dan dihadiri jajaran Pegadaian Kanwil Surabaya bersama Kantor Area Probolinggo. Hadir Kepala Bagian TJSL Kanwil Surabaya Fajar Yudi Akmoko dan Deputy Bisnis Area Probolinggo Nurhayanto.

Pande Emas merupakan inisiatif Creating Shared Value (CSV) PT Pegadaian yang berfokus pada pemberdayaan pengrajin emas. Program ini bertujuan membangun ekosistem bullion service yang berkelanjutan melalui penguatan kapasitas usaha pengrajin.

Baca Juga:  1.452 Personel PLN UIT JBM Siaga Amankan Keandalan Listrik HUT ke-81 RI

Melalui Pande Emas, Pegadaian menyediakan layanan reparasi, restorasi, dan customisasi perhiasan emas. Program ini juga mendukung layanan after sales dalam pemeliharaan nilai BJDPL.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Ahmad Zaenudin, mengatakan program ini merupakan langkah Pegadaian membangun ekosistem emas yang memberi manfaat bagi berbagai pihak, khususnya pengrajin lokal.

“Pande Emas menjadi salah satu wujud komitmen Pegadaian dalam menciptakan nilai bersama melalui pemberdayaan pengrajin emas. Kami berharap kehadiran program ini dapat memperkuat kapasitas dan eksistensi para pengrajin lokal, sekaligus mendukung terbentuknya ekosistem layanan emas yang semakin terintegrasi. Lumajang memiliki potensi yang baik, sehingga kami optimistis program ini dapat berkembang dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Ahmad Zaenudin.

Baca Juga:  GIIAS Surabaya 2026 Digelar 26-30 Agustus di Grand City, Hadirkan 37 Merek Kendaraan

Kepala Bagian TJSL Kanwil Surabaya, Fajar Yudi Akmoko, menambahkan Pande Emas diharapkan menjadi wadah kolaborasi antara Pegadaian dan pengrajin emas.

“Program Pande Emas merupakan bentuk komitmen Pegadaian untuk menciptakan nilai bersama dengan memberdayakan pengrajin emas. Kami berharap program ini dapat memperkuat eksistensi pengrajin lokal sekaligus mendukung kebutuhan layanan purna jual Pegadaian,” kata Fajar.

Saat ini program Pande Emas telah dikembangkan di 8 Kantor Wilayah Pegadaian, yaitu Balikpapan, Makassar, Manado, Bandung, Denpasar, Semarang, Surabaya, dan Palembang.

Baca Juga:  KPPU dan KTP2JB Awasi Tata Kelola Platform Digital

Untuk wilayah Kanwil Surabaya, Lumajang menjadi titik ketujuh pelaksanaan Kick Off dan Launching Pande Emas. Pemilihan Lumajang diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi dengan pengrajin emas daerah dan memperkuat ekosistem industri emas di wilayah tersebut.

Teks: Bagus
Editor: Martin